Warta Santun (MTsN 7 Sleman) — Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Sleman resmi mengumumkan hasil Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Ajaran 2026/2027 melalui Jalur Pendaftaran Tahfidz Terpadu (JPTT) pada Rabu (11/3/2026). Pengumuman tersebut disampaikan melalui grup whatsup yang mereka telah ikuti. Jalur Tahfidz Terpadu merupakan salah satu jalur seleksi khusus yang disediakan MTsN 7 Sleman bagi calon murid yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an. Program ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual serta kecintaan terhadap Al-Qur’an. Bagi calon murid yang dinyatakan diterima melalui jalur Tahfidz Terpadu, diwajibkan hadir di MTsN 7 Sleman untuk melaksanakan lapor diri pada 11-12 April 2026 yang bertempat di Aula MTsN 7 Sleman Panitia PMBM telah menetapkan alur lapor diri yang harus diikuti oleh calon murid. Peserta diwajibkan hadir sesuai waktu yang telah ditentukan, kemudian mengambil nomor antrean dan menunggu hingga nomor antrean dipanggil oleh panitia. Kepala Tata Usaha Aris Pambudi SE,M.Si., menyampaikan selamat kepada calon murid yang telah dinyatakan diterima melalui jalur Tahfidz Terpadu. “Melalui jalur Tahfidz Terpadu ini, kami berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” Aris. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini didampingi oleh Ketua Panitia PMBM Rahmi Hidayat, S.Pd. yang memastikan seluruh proses seleksi hingga lapor diri berjalan tertib. Rahmi juga menambahkan bahwa jalur Tahfidz Terpadu menjadi salah satu upaya madrasah dalam menyiapkan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi pengembangan potensi peserta didik, khususnya dalam bidang keagamaan dan penguatan karakter. Melalui jalur Tahfidz Terpadu ini, MTsN 7 Sleman berharap dapat menghimpun generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter Qur’ani, berakhlak mulia. (rdt)
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) — Sebanyak 148 murid kelas IX MTsN 7 Sleman mengikuti Ujian PPTKA-TKAD 4 MKKS SMP/MTs Kabupaten Sleman yang berlangsung selama empat hari. Hari pertama pelaksanaan kegiatan ujian. Adapun mata pelajaran yang diujikan di hari pertama ini adalah Literasi Bahasa Indonesia Senin (2/3/2026). Ujian dilaksanakan menggunakan tiga laboraturium Komputer. Pelaksanaan ujian dibagi menjadi dua sesi setiap harinya. Sesi I dimulai pukul 07.10 WIB hingga 08.55 WIB. Selanjutnya, Sesi II dilaksanakan mulai pukul 09.15 WIB sampai dengan 10.30 WIB. Dengan pembagian sesi tersebut, seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan lebih nyaman dan terjadwal secara efektif. Selain itu, pembagian sesi juga membantu menjaga ketertiban dan konsentrasi murid selama pelaksanaan ujian. Pengawas bertugas memastikan pelaksanaan PPTKA-TKAD 4 disetiap berjalan tertib dan kondusif. Selama empat hari para murid mengerjakan 30 soal ujian dengan mapel yang berbeda, mulai dari Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Soal-soal tersebut dirancang untuk mengukur pemahaman dan kompetensi murid sesuai dengan standar yang berlaku dalam lingkup MKKS SMP/MTs Sleman. Setiap mata pelajaran memuat berbagai bentuk soal yang menuntut kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konsep. Melalui kegiatan ini, diharapkan murid dapat mengukur kesiapan mereka dalam menghadapi ujian TKA yang akan berlangsung pada awal bulan April mendatang. Ditemui disela-sela kegiatan Waka Kurikulum Estyn Ariestika, S.Pd., M.Pd. menuturkan terkait pelaksanaan kegiatan PPTKA-TKAD 4.”Kami menempatkan pengawas kegiatan ujian dari Bapak dan Ibu guru MTsN 7 Sleman sesuai jadwal yang telah kami tetapkan. Kehadiran pengawas kami harapkan dapat membuat suasana ujian berlangsung dengan jujur, disiplin, dan kondusif, tutur Estyn. Estyn juga menambahkan terkait harapannya kepada murid-murid kelas IX.“Dengan terselenggaranya Ujian PPTKA-TKAD 4 ini, diharapkan seluruh murid kelas IX MTsN 7 Sleman dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya serta memperoleh hasil yang maksimal sebagai bekal melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar berkat kolaborasi dan koordinasi panitia yang solid, pengawas, serta murid”tambah Estyn dengan penuh harapan.. (rdt)
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Dalam mempersiapkan murid kelas 9 menghadapi TKA-TKAD 2026, MTsN 7 Sleman selenggarakan Achievment MotivationTraining (AMT) #2 dan doa bersama pada hari Rabu (25/2/2026) pagi. Kegiatan yang mengangkat tema “Langitka Doa Mengetuk Pintu Hati Menuju Sukses TKA-TKAD 2026”, diikuti oleh seluruh peserta didik kelas IX beserta wali peserta didik, serta beberapa perwakilan dari Guru. Sebanyak 300an lebih orang memadati Masjid Nurul Hidayah MTsN 7 Sleman. Sebagai pembicara, MTsN 7 Sleman mengundang , seorang Motivator Nasional yang juga seorang pengawas madrasah yaitu Nur Wahyudin Al Azis, M.Pd. dan kegiatan diakhiri dengan doa bersama. Dalam sambutannya Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag. berharap peserta didik kelas 9 dapat mengikuti kegiatan motivasi belajar ini dengan sebaik mungkin sampai akhir, agar murid lebih termotivasi untuk meningkatkan belajarnya dam menghdapi TKA Nasional yang recananya akan diselnggarakan tanggal 6-7 April medatang.”Tidak terasa pelaksanaan TKA-TKAD 2026 sudah didepan mata untuk itu kita terutama peserta didik harus lebih semangat lagi dalam belajar untuk mendapatkan nilai terbaik. Maka dari itu MTsN 7 Sleman mengadakan AMT yang memiliki tujuan membangun semangat belajar kembali peserta didik kelas 9 dengan dukungan langsung oleh orang tua masing-masing dengan membangun chemistry yang sama bisa mencapai hasil yang diidamkan dan dapat diterima disekolah lanjutan yang diimpikan”, ujar Samsul Arifin dengan penuh semangat. Narasumber Nur Wahyudin Al Azis, M.Pd. mengawali dengan memberikan penayangan video tentang kesuksesan orang-orang yang mengalami cacat fisik dan diteruskan dengan refleksi diri murid berkaitan dengan orang lain, teman sebaya, guru dan orang tua. Azis juga memberikan kiat-kiat khusus agar bisa sukses untuk ASPD. Penyampaian materi sangat interaktif, melibatkan otak kanan dan kiri dalam permainan sederhana sehingga menggugah motivasi belajar para peserta. “Anda adalah motivator untuk diri Anda sendiri. Di mana ada kemauan ada jalan. Di mana ada kemalasan ada alasan. Prestasi luar biasa tidak bisa diraih dengan cara biasa” tegas narsum pada para peserta. Aziz menyitir hadist qudsi sebagai berikut: “Aku berada dalam sangkaan hamba-Ku tentang Aku, dan Aku bersamanya ketika ia menyebut Aku. Bila ia menyebut Aku dalam dirinya, Aku menyebut dia dalam Diri-Ku. Bila ia menyebut Aku dalam khalayak, Aku menyebut dia dalam khalayak yang lebih baik dari itu. Bila ia mendekat kepada-Ku satu jengkal, Aku mendekat kepadanya satu hasta. Bila ia mendekat kepada-Ku satu hasta, Aku mendekat kepadanya satu depa. Bila ia datang kepada-Ku berjalan kaki, Aku datang kepadanya berlari-lari”. (HR.Al-Bukhari, Muslim, Ibn Majah, At-Tirmidzi, Ibn Hanbal).Artinya Alloh SWT akan mengabulkan semua permintaanmu sejauh permintaanmu itu ada dalam keyakinanmu”, jelas Azis. Diakhir sesi AMT Azis mengajak seluruh murid untuk menghampiri orang tuanya guna meminta maaf dan meminta doa restu agar mendapatkan nilai terbaik dalam TKA-TKAD mendatang. Tampak suasana penuh haru, derai air mata tumpah rua ketika seorang anak dengan tulus memeluk orang tuanya, sontak bapak ibu guru yang hadir juga larut dalam suasana haru tersebut. Ismailsalah satu dari peserta didik dari kelas 9E merasa senang dengan diadakannya kegiatan ini.”Saya merasa senang diadakannya acara ini, karena disini kami difasilitasi untuk bisa langsung meminta maaf dan meminta doa restu orang tua yang mungkin kami malu kalau dirumah. Selain itu dengan motivasi dari narasumber saya merasa mendapatkan semangat baru untuk terus belajar dalam meraih prestasi yang saya cita-citakan”, ungkap Ismail.(rdt)
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Diawal Bulan Februari ini MTsN 7 Sleman berkesempatan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Pimpinan Madrasah se- Kabupaten Sleman yang bertempat di Aula MTsN 7 Sleman, Senin (9/2/2026).,Kasubag TU Kemenag Kabupaten Sleman H. Sangaji, S.Hi. PLT Kasi Pendidikan Madrasah Kab. Sleman Hj. Tri Wahyuni, S.Pd. , Kapokjawas Drs. H. Daryono, M.Pd., Kepala Madrasah dan Kepala Tata Usaha Madrasah Negeri di Kabupaten Sleman, K2RA Kabupaten Sleman Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) kepegawaian di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, dan Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) humas di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Sebelum acara dimulai peserta rakorpim diberikan suguhan pentas kreasi dari peserta didik MTsN 7 Sleman berupa Tari Rumyang oleh Disti Meilia Fairukhusna kelas 8C dan Solo Vokal yang menyanyikan lagu Flashlight dari Jessie-J oleh Lisa Nanda Novita Sari kelas 7C yang tampil memukau didepan seluruh tamu yang hadir. Rakorpim kali ini dipimpin oleh PLT Kasi Dikmad Kemenag Kabupaten Sleman Hj. Tri Wahyuni, S.Pd., yang memandu jalannya Rakorpim. Dalam sambutannya Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag. mengucapkan selamat datang kepada seluruh pejabat dan tamu undangan yang hadir serta mengemukakan proges perkembangan prestasi MTsN 7 Sleman.”Selamat datang kepada seluruh pejabat dan tamu yang hadir, terimakasih atas kehadiran di madrasah kami. Mohon maaf apabila kami dalam memberikan fasilitas maupun pelayanan masih banyak kekurangan. Alhamdulillah untuk prestasi akademik dan non akademik MTsN 7 Sleman terus mengalami peningkatan serta kami mohon doa restu untuk kelancaran pembangunan gedung Perpustakaan, Laboraturium Komputer dan IPA Tipe 2 yang rencananya selesai di bulan April”, ungkap Samsul Arifin. Dalam sambutannya Kasubag TU Kemenag Kabupaten Sleman H. Sangaji memberikan berbagai macam informasi dan kebijakan-kebijakan terbaru yang patut diketahui oleh semua peserta RAKORPIM. (rdt)
Dipenghujung bulan Oktober ini peserta didik MTsN 7 Sleman berhasil membawa pulang 3 Piala sekaligus dalam ajang Semarak Bulan Bahasa dan peringatan 60 tahun MAN 1 Sleman. Dalam berbagai lomba yang diikuti MTsN 7 Sleman berhasil mendapat gelar juara pada berbagai macam cabang perlombaan yang diperoleh Aufa Nur Fadila (Juara Harapan 2 Menulis Cerpen),Muhammad Raihan Triwidiantara, Avisca Putri Zulaikha dan Naura Medina Asya Kinanti (Juara Harapan 1 Vidio Reportase), serta Kirana Shafa Putria Wibowo (Juara 3 Storytelling). Piala dan uang pembinaan di berikan pada saat puncak acara bulan bahasa dan 60 tahun MAN 1 Sleman, Senin (31/10/2022) di halaman MAN 1 Sleman.
prestasi lain
Saat ini MTsN 7 Sleman telah membuka pendaftaran penerimaan peserta didik baru, ayo segera daftarkan anak anda dan jadilah siswa yang cerdas bersama kami