Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Diawali dengan Sholat Dhuha berjamaah seperti biasa, MTsN 7 Sleman mengikuti kegiatan PPTKA-TKAD Tahap 3 jenjang SMP/MTs secara semi online yang diselenggarakan oleh Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis (2-5/02/2026), dan diikuti oleh seluruh murid kelas 9 dari berbagai smp/mts di D.I. Yogyakarta, termasuk 148 murid MTsN 7 Sleman. Pelaksanaan kegiatan PPTKA-TKAD Tahap 2 di MTsN 7 Sleman pada hari pertama berjalan tertib dan lancar Senin (2/2/2026). Asesmen dilaksanakan di tiga ruang laboratorium komputer madrasah dengan dua sesi setiap harinya. Setiap sesi berlangsung sekitar 90 menit dengan pengawas dari guru yang ditugaskan. Mata pelajaran yang diujikan dalam kegiatan PPTKA-TKAD Tahap 3 meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA. Masing-masing materi asesmen terdiri atas 30 butir soal, dengan bentuk soal disusun bervariasi, mulai dari pilihan ganda sederhana, pilihan ganda kompleks model multiple choice multiple answers (MCMA), hingga pilihan ganda kompleks kategori, sehingga menuntut ketelitian dan pemahaman konsep dari para peserta. Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.A., ditemui disela-sela kesibukannya menyampaikan harapannya nilai PPTKA-TKAD ke 3 ini bisa mengalami peningkatan yang derastis . “Kami mendukung penuh kegiatan PPTKA–TKAD karena dapat memberikan gambaran riil tentang capaian belajar murid kami. Hasil asesmen di PPTKA–TKAD tahap 2 kemarin menjadi bahan evaluasi bagi madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran, sehingga kami mempersiapkan anak-anak dengan penuh full power, harapannya nilai bisa melonjak naik dengan penuh keyakinan saya didukung dengan sinergisitas orang tua dan guru,” ungkap Samsul dengan penuh keyakinan. Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kurikulum Estyn Ariestika, S.Pd., M.Pd. menambahkan bahwa kegiatan ini juga melatih kesiapan murid menghadapi asesmen berbasis komputer. “Melalui kegiatan PPTKA–TKAD tahap 3, murid bisa mengerjakan dengan maksimal soal-soal yang diberikan. Kami sebelumnya bersama Tim Kurikulum telah merancang berbagai macam berbagai progam lejit prestasi guna memberikan kesiapan murid dalam menghadapi TKA dan sudah kami sampaikan kepada wali murid kelas 9 untuk bisa terus bersinergi dalam menghantarkan ke puncak prestasi murid kelas 9,” terang Estyn. (rdt)
Warta Santun ( MTs Negeri 7 Sleman ) ? Kegiatan Persatuan Orangtua Murid dan Guru (POMG) untuk kelas 9 di MTsN 7 Sleman telah berjalan dengan baik. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara orangtua, guru, dan murid dalam mendukung proses pendidikan di madrasah.Seperti biasa agenda Ahad pagi tiap awal bulan MTsN 7 Sleman melaksanakan kegiatan pertemuan Persatuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG) untuk kelas 9 di Aula Madrasah, Ahad (1/2/2026). Susunan acara diawali dengan pembukaan, pengajian, dan Informasi dari Waka Kurikulum terkait TKA dan tanya jawab dari orang tua. Dalam pertemuan ini Waka Kurikulum Estyn Ariestika, S.Pd.,M.Pd. memberikan informasi berbagai hal penting terkait program motivasi murid dalam menghadapi TKA dan kemajuan murid pembelajaran. Orang tua diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan dan bertanya langsung kepada guru mengenai perkembangan akademik dan sosial anak-anak mereka. Selain itu, pihak madrasah juga menyampaikan rencana kegiatan madrasah ke depan, termasuk persiapan ujian dan program bimbingan belajar. Pengajian POMG kali ini menghadirkan narasumber H.Hadlirin, S.Ag., M.Pd. selaku guru Bahasa Arab. Dalam ceramahnya Hadlirin menyampaikan materi terkait ekosistem belajar.”Ekosistem belajar merupakan segala sesuatu yang mempengaruhi belajar anak. Suasana anak sehari-hari juga mennetukan mau berpikir atau tidak, kuat membaca atau tidak, dan mau berhitung”, jelas Hadlirin. Melalui kegiatan rutin seperti ini, hubungan madrasah dan keluarga semakin erat dan memberikan dampak baik dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif bagi murid kelas 9 yang sedang menghadapi masa krusial dalam pendidikannya. Pertemuan POMG diakhiri dengan sesi Foto bersama.(rdt)
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) — MTsN 7 Sleman mengawali hari Jumat (30/1/2026) dengan semangat kebersamaan dan kesehatan. Setelah melaksanakan apel pagi, seluruh murid, guru, dan pegawai mengikuti kegiatan Jumat Sehat berupa jalan sehat dengan rute yang melintasi lingkungan persawahan di sekitar madrasah yang masih asri. Acara dimulai dengan sambutan Kepala MTsN 7 Sleman, Samsul Arifin, S.Ag., menyambut baik antusiasme seluruh peserta. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar jalan-jalan, tetapi juga sebagai momentum untuk menyegarkan pikiran dan tubuh kita setelah satu minggu beraktivitas. Dengan tubuh yang sehat, kita akan lebih siap menerima pelajaran dan bekerja dengan optimal,” ujar Samsul Arifin. Samsul Arifin juga menambahkan bahwa program Jumat Sehat akan menjadi agenda rutin madrasah. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat di lingkungan madrasah,” pungkasnya. Rute jalan sehat dilakukan mengelilingi lingkungan madrasah, diiringi tawa, keceriaan, dan semangat para peserta. Terlihat murid-murid mengikuti kegiatan ini dengan penuh energi, menunjukkan bahwa menjaga kesehatan dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Waka Kesiswaan MTsN 7 Sleman, Rahmi Hidayat, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta. “Jalan sehat ini bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang mempererat hubungan antarwarga madrasah. Semoga semangat seperti ini terus terjaga di setiap kegiatan,” ujarnya. Program ini diharapkan terus dilaksanakan secara rutin, karena dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat serta mempererat kebersamaan antara warga di lingkungan MTsN 7 Sleman. (rdt)
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Dalam upaya meningkatkan budaya literasi di lingkungan madrasah, MTsN 7 Sleman menyelenggarakan program literasi bertajuk “JIBAKU (waJIb memBAca buKu)”. Program ini merupakan bagian dari progam inovasi madrasah dalam upaya meningkatkan literasi madrasah. Kegiatan ini mulai dicanangkan mulai awal semester genap tahun ajaran 2025/2026 ini yang menargetkan peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis murid. Kegiatan ini mengajak seluruh murid untuk membaca satu buku yang dibawa dari rumah masing-masing dengan tema yang mereka senengi. Kemudian murid akan membuat rangkuman atau resensi singkat dari buku yang dibaca saat itu yang dituliskan di jurna pemantauan literasi murid. Tujuannya adalah membiasakan murid untuk membaca secara rutin dan memahami isi bacaan secara mendalam. Kepala Madrasah, Samsul Arifin, S.Ag. mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk konkret madrasah dalam menumbuhkan minat baca dan kemampuan berpikir kritis murid.“Kami ingin menanamkan kebiasaan membaca kepada murid bahwa membaca itu merupakan sebuah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Melalui program pembiasaan literasi “JIBAKU (waJIb memBAca buKu)”, harapan kami dengan program ini murid terbiasa membaca, menulis, dan mengungkapkan gagasan secara tertata. Literasi bukan sekadar kegiatan, tapi proses membentuk cara berpikir” ujar Samsul Arifin dengan penuh optimis. Sugiatmi, S.Pd. selaku inisiator progam Jibaku menjelaskan terkait progam tersebut.”Kegiatan ini dilaksanakan selama jam literasi setiap Senin Pagi pekan 3 dan 4 dan ditutup dengan pengumpulan hasil resensi buku pada setiap akhir bulan. Resensi terbaik rencananya akan kami publikasikan dalam bentuk sebuah buku pada akhir semester. Harapannya murid-murid tidak hanya membaca tapi bisa paham dengan apa yang mereka baca”, harap Sugiatmi. Dengan program “JIBAKU”, MTsN 7 Sleman berharap dapat mencetak generasi muda yang cerdas, kritis, dan memiliki kecintaan tinggi terhadap ilmu pengetahuan. (rdt)
Dipenghujung bulan Oktober ini peserta didik MTsN 7 Sleman berhasil membawa pulang 3 Piala sekaligus dalam ajang Semarak Bulan Bahasa dan peringatan 60 tahun MAN 1 Sleman. Dalam berbagai lomba yang diikuti MTsN 7 Sleman berhasil mendapat gelar juara pada berbagai macam cabang perlombaan yang diperoleh Aufa Nur Fadila (Juara Harapan 2 Menulis Cerpen),Muhammad Raihan Triwidiantara, Avisca Putri Zulaikha dan Naura Medina Asya Kinanti (Juara Harapan 1 Vidio Reportase), serta Kirana Shafa Putria Wibowo (Juara 3 Storytelling). Piala dan uang pembinaan di berikan pada saat puncak acara bulan bahasa dan 60 tahun MAN 1 Sleman, Senin (31/10/2022) di halaman MAN 1 Sleman.
prestasi lain
Saat ini MTsN 7 Sleman telah membuka pendaftaran penerimaan peserta didik baru, ayo segera daftarkan anak anda dan jadilah siswa yang cerdas bersama kami