MTsN 7 Sleman Umumkan PMBM Jalur Tahfidz Terpadu (JPTT) Tahun Ajaran 2026/2027
10 April 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) — Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Sleman resmi mengumumkan hasil Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Ajaran 2026/2027 melalui Jalur Pendaftaran Tahfidz Terpadu (JPTT) pada Rabu (11/3/2026). Pengumuman tersebut disampaikan melalui grup whatsup yang mereka telah ikuti. Jalur Tahfidz Terpadu merupakan salah satu jalur seleksi khusus yang disediakan MTsN 7 Sleman bagi calon murid yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an. Program ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual serta kecintaan terhadap Al-Qur’an. Bagi calon murid yang dinyatakan diterima melalui jalur Tahfidz Terpadu, diwajibkan hadir di MTsN 7 Sleman untuk melaksanakan lapor diri pada 11-12 April 2026 yang bertempat di Aula MTsN 7 Sleman Panitia PMBM telah menetapkan alur lapor diri yang harus diikuti oleh calon murid. Peserta diwajibkan hadir sesuai waktu yang telah ditentukan, kemudian mengambil nomor antrean dan menunggu hingga nomor antrean dipanggil oleh panitia. Kepala Tata Usaha Aris Pambudi SE,M.Si., menyampaikan selamat kepada calon murid yang telah dinyatakan diterima melalui jalur Tahfidz Terpadu. “Melalui jalur Tahfidz Terpadu ini, kami berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” Aris. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini didampingi oleh Ketua Panitia PMBM Rahmi Hidayat, S.Pd. yang memastikan seluruh proses seleksi hingga lapor diri berjalan tertib. Rahmi juga menambahkan bahwa jalur Tahfidz Terpadu menjadi salah satu upaya madrasah dalam menyiapkan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi pengembangan potensi peserta didik, khususnya dalam bidang keagamaan dan penguatan karakter. Melalui jalur Tahfidz Terpadu ini, MTsN 7 Sleman berharap dapat menghimpun generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter Qur’ani, berakhlak mulia. (rdt)
View MoreTargetkan Nilai Maksimal, MTsN 7 Sleman Ikuti Ujian PPTKA-TKAD 4
10 April 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) — Sebanyak 148 murid kelas IX MTsN 7 Sleman mengikuti Ujian PPTKA-TKAD 4 MKKS SMP/MTs Kabupaten Sleman yang berlangsung selama empat hari. Hari pertama pelaksanaan kegiatan ujian. Adapun mata pelajaran yang diujikan di hari pertama ini adalah Literasi Bahasa Indonesia Senin (2/3/2026). Ujian dilaksanakan menggunakan tiga laboraturium Komputer. Pelaksanaan ujian dibagi menjadi dua sesi setiap harinya. Sesi I dimulai pukul 07.10 WIB hingga 08.55 WIB. Selanjutnya, Sesi II dilaksanakan mulai pukul 09.15 WIB sampai dengan 10.30 WIB. Dengan pembagian sesi tersebut, seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan lebih nyaman dan terjadwal secara efektif. Selain itu, pembagian sesi juga membantu menjaga ketertiban dan konsentrasi murid selama pelaksanaan ujian. Pengawas bertugas memastikan pelaksanaan PPTKA-TKAD 4 disetiap berjalan tertib dan kondusif. Selama empat hari para murid mengerjakan 30 soal ujian dengan mapel yang berbeda, mulai dari Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Soal-soal tersebut dirancang untuk mengukur pemahaman dan kompetensi murid sesuai dengan standar yang berlaku dalam lingkup MKKS SMP/MTs Sleman. Setiap mata pelajaran memuat berbagai bentuk soal yang menuntut kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konsep. Melalui kegiatan ini, diharapkan murid dapat mengukur kesiapan mereka dalam menghadapi ujian TKA yang akan berlangsung pada awal bulan April mendatang. Ditemui disela-sela kegiatan Waka Kurikulum Estyn Ariestika, S.Pd., M.Pd. menuturkan terkait pelaksanaan kegiatan PPTKA-TKAD 4.”Kami menempatkan pengawas kegiatan ujian dari Bapak dan Ibu guru MTsN 7 Sleman sesuai jadwal yang telah kami tetapkan. Kehadiran pengawas kami harapkan dapat membuat suasana ujian berlangsung dengan jujur, disiplin, dan kondusif, tutur Estyn. Estyn juga menambahkan terkait harapannya kepada murid-murid kelas IX.“Dengan terselenggaranya Ujian PPTKA-TKAD 4 ini, diharapkan seluruh murid kelas IX MTsN 7 Sleman dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya serta memperoleh hasil yang maksimal sebagai bekal melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar berkat kolaborasi dan koordinasi panitia yang solid, pengawas, serta murid”tambah Estyn dengan penuh harapan.. (rdt)
View MoreHadirkan Motivator Nasional, MTsN 7 Sleman Selenggarakan AMT dan Doa Bersama
07 April 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Dalam mempersiapkan murid kelas 9 menghadapi TKA-TKAD 2026, MTsN 7 Sleman selenggarakan Achievment MotivationTraining (AMT) #2 dan doa bersama pada hari Rabu (25/2/2026) pagi. Kegiatan yang mengangkat tema “Langitka Doa Mengetuk Pintu Hati Menuju Sukses TKA-TKAD 2026”, diikuti oleh seluruh peserta didik kelas IX beserta wali peserta didik, serta beberapa perwakilan dari Guru. Sebanyak 300an lebih orang memadati Masjid Nurul Hidayah MTsN 7 Sleman. Sebagai pembicara, MTsN 7 Sleman mengundang , seorang Motivator Nasional yang juga seorang pengawas madrasah yaitu Nur Wahyudin Al Azis, M.Pd. dan kegiatan diakhiri dengan doa bersama. Dalam sambutannya Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag. berharap peserta didik kelas 9 dapat mengikuti kegiatan motivasi belajar ini dengan sebaik mungkin sampai akhir, agar murid lebih termotivasi untuk meningkatkan belajarnya dam menghdapi TKA Nasional yang recananya akan diselnggarakan tanggal 6-7 April medatang.”Tidak terasa pelaksanaan TKA-TKAD 2026 sudah didepan mata untuk itu kita terutama peserta didik harus lebih semangat lagi dalam belajar untuk mendapatkan nilai terbaik. Maka dari itu MTsN 7 Sleman mengadakan AMT yang memiliki tujuan membangun semangat belajar kembali peserta didik kelas 9 dengan dukungan langsung oleh orang tua masing-masing dengan membangun chemistry yang sama bisa mencapai hasil yang diidamkan dan dapat diterima disekolah lanjutan yang diimpikan”, ujar Samsul Arifin dengan penuh semangat. Narasumber Nur Wahyudin Al Azis, M.Pd. mengawali dengan memberikan penayangan video tentang kesuksesan orang-orang yang mengalami cacat fisik dan diteruskan dengan refleksi diri murid berkaitan dengan orang lain, teman sebaya, guru dan orang tua. Azis juga memberikan kiat-kiat khusus agar bisa sukses untuk ASPD. Penyampaian materi sangat interaktif, melibatkan otak kanan dan kiri dalam permainan sederhana sehingga menggugah motivasi belajar para peserta. “Anda adalah motivator untuk diri Anda sendiri. Di mana ada kemauan ada jalan. Di mana ada kemalasan ada alasan. Prestasi luar biasa tidak bisa diraih dengan cara biasa” tegas narsum pada para peserta. Aziz menyitir hadist qudsi sebagai berikut: “Aku berada dalam sangkaan hamba-Ku tentang Aku, dan Aku bersamanya ketika ia menyebut Aku. Bila ia menyebut Aku dalam dirinya, Aku menyebut dia dalam Diri-Ku. Bila ia menyebut Aku dalam khalayak, Aku menyebut dia dalam khalayak yang lebih baik dari itu. Bila ia mendekat kepada-Ku satu jengkal, Aku mendekat kepadanya satu hasta. Bila ia mendekat kepada-Ku satu hasta, Aku mendekat kepadanya satu depa. Bila ia datang kepada-Ku berjalan kaki, Aku datang kepadanya berlari-lari”. (HR.Al-Bukhari, Muslim, Ibn Majah, At-Tirmidzi, Ibn Hanbal).Artinya Alloh SWT akan mengabulkan semua permintaanmu sejauh permintaanmu itu ada dalam keyakinanmu”, jelas Azis. Diakhir sesi AMT Azis mengajak seluruh murid untuk menghampiri orang tuanya guna meminta maaf dan meminta doa restu agar mendapatkan nilai terbaik dalam TKA-TKAD mendatang. Tampak suasana penuh haru, derai air mata tumpah rua ketika seorang anak dengan tulus memeluk orang tuanya, sontak bapak ibu guru yang hadir juga larut dalam suasana haru tersebut. Ismailsalah satu dari peserta didik dari kelas 9E merasa senang dengan diadakannya kegiatan ini.”Saya merasa senang diadakannya acara ini, karena disini kami difasilitasi untuk bisa langsung meminta maaf dan meminta doa restu orang tua yang mungkin kami malu kalau dirumah. Selain itu dengan motivasi dari narasumber saya merasa mendapatkan semangat baru untuk terus belajar dalam meraih prestasi yang saya cita-citakan”, ungkap Ismail.(rdt)
View MoreMTsN 7 Sleman Menjadi Tuan Rumah Rakorpim Madrasah Kemenag Sleman
11 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Diawal Bulan Februari ini MTsN 7 Sleman berkesempatan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Pimpinan Madrasah se- Kabupaten Sleman yang bertempat di Aula MTsN 7 Sleman, Senin (9/2/2026).,Kasubag TU Kemenag Kabupaten Sleman H. Sangaji, S.Hi. PLT Kasi Pendidikan Madrasah Kab. Sleman Hj. Tri Wahyuni, S.Pd. , Kapokjawas Drs. H. Daryono, M.Pd., Kepala Madrasah dan Kepala Tata Usaha Madrasah Negeri di Kabupaten Sleman, K2RA Kabupaten Sleman Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) kepegawaian di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, dan Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) humas di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Sebelum acara dimulai peserta rakorpim diberikan suguhan pentas kreasi dari peserta didik MTsN 7 Sleman berupa Tari Rumyang oleh Disti Meilia Fairukhusna kelas 8C dan Solo Vokal yang menyanyikan lagu Flashlight dari Jessie-J oleh Lisa Nanda Novita Sari kelas 7C yang tampil memukau didepan seluruh tamu yang hadir. Rakorpim kali ini dipimpin oleh PLT Kasi Dikmad Kemenag Kabupaten Sleman Hj. Tri Wahyuni, S.Pd., yang memandu jalannya Rakorpim. Dalam sambutannya Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag. mengucapkan selamat datang kepada seluruh pejabat dan tamu undangan yang hadir serta mengemukakan proges perkembangan prestasi MTsN 7 Sleman.”Selamat datang kepada seluruh pejabat dan tamu yang hadir, terimakasih atas kehadiran di madrasah kami. Mohon maaf apabila kami dalam memberikan fasilitas maupun pelayanan masih banyak kekurangan. Alhamdulillah untuk prestasi akademik dan non akademik MTsN 7 Sleman terus mengalami peningkatan serta kami mohon doa restu untuk kelancaran pembangunan gedung Perpustakaan, Laboraturium Komputer dan IPA Tipe 2 yang rencananya selesai di bulan April”, ungkap Samsul Arifin. Dalam sambutannya Kasubag TU Kemenag Kabupaten Sleman H. Sangaji memberikan berbagai macam informasi dan kebijakan-kebijakan terbaru yang patut diketahui oleh semua peserta RAKORPIM. (rdt)
View MoreFull Power, Murid Kelas 9 MTsN 7 Sleman Ikuti Kegiatan PPTKA-TKAD Tahap #3
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Diawali dengan Sholat Dhuha berjamaah seperti biasa, MTsN 7 Sleman mengikuti kegiatan PPTKA-TKAD Tahap 3 jenjang SMP/MTs secara semi online yang diselenggarakan oleh Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis (2-5/02/2026), dan diikuti oleh seluruh murid kelas 9 dari berbagai smp/mts di D.I. Yogyakarta, termasuk 148 murid MTsN 7 Sleman. Pelaksanaan kegiatan PPTKA-TKAD Tahap 2 di MTsN 7 Sleman pada hari pertama berjalan tertib dan lancar Senin (2/2/2026). Asesmen dilaksanakan di tiga ruang laboratorium komputer madrasah dengan dua sesi setiap harinya. Setiap sesi berlangsung sekitar 90 menit dengan pengawas dari guru yang ditugaskan. Mata pelajaran yang diujikan dalam kegiatan PPTKA-TKAD Tahap 3 meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA. Masing-masing materi asesmen terdiri atas 30 butir soal, dengan bentuk soal disusun bervariasi, mulai dari pilihan ganda sederhana, pilihan ganda kompleks model multiple choice multiple answers (MCMA), hingga pilihan ganda kompleks kategori, sehingga menuntut ketelitian dan pemahaman konsep dari para peserta. Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.A., ditemui disela-sela kesibukannya menyampaikan harapannya nilai PPTKA-TKAD ke 3 ini bisa mengalami peningkatan yang derastis . “Kami mendukung penuh kegiatan PPTKA–TKAD karena dapat memberikan gambaran riil tentang capaian belajar murid kami. Hasil asesmen di PPTKA–TKAD tahap 2 kemarin menjadi bahan evaluasi bagi madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran, sehingga kami mempersiapkan anak-anak dengan penuh full power, harapannya nilai bisa melonjak naik dengan penuh keyakinan saya didukung dengan sinergisitas orang tua dan guru,” ungkap Samsul dengan penuh keyakinan. Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kurikulum Estyn Ariestika, S.Pd., M.Pd. menambahkan bahwa kegiatan ini juga melatih kesiapan murid menghadapi asesmen berbasis komputer. “Melalui kegiatan PPTKA–TKAD tahap 3, murid bisa mengerjakan dengan maksimal soal-soal yang diberikan. Kami sebelumnya bersama Tim Kurikulum telah merancang berbagai macam berbagai progam lejit prestasi guna memberikan kesiapan murid dalam menghadapi TKA dan sudah kami sampaikan kepada wali murid kelas 9 untuk bisa terus bersinergi dalam menghantarkan ke puncak prestasi murid kelas 9,” terang Estyn. (rdt)
View MorePerkuat Komitmen Antara Orang Tua dan Guru, MTs Negeri 7 Sleman Adakan Pertemuan POMG
06 February 2026
Warta Santun ( MTs Negeri 7 Sleman ) ? Kegiatan Persatuan Orangtua Murid dan Guru (POMG) untuk kelas 9 di MTsN 7 Sleman telah berjalan dengan baik. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara orangtua, guru, dan murid dalam mendukung proses pendidikan di madrasah.Seperti biasa agenda Ahad pagi tiap awal bulan MTsN 7 Sleman melaksanakan kegiatan pertemuan Persatuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG) untuk kelas 9 di Aula Madrasah, Ahad (1/2/2026). Susunan acara diawali dengan pembukaan, pengajian, dan Informasi dari Waka Kurikulum terkait TKA dan tanya jawab dari orang tua. Dalam pertemuan ini Waka Kurikulum Estyn Ariestika, S.Pd.,M.Pd. memberikan informasi berbagai hal penting terkait program motivasi murid dalam menghadapi TKA dan kemajuan murid pembelajaran. Orang tua diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan dan bertanya langsung kepada guru mengenai perkembangan akademik dan sosial anak-anak mereka. Selain itu, pihak madrasah juga menyampaikan rencana kegiatan madrasah ke depan, termasuk persiapan ujian dan program bimbingan belajar. Pengajian POMG kali ini menghadirkan narasumber H.Hadlirin, S.Ag., M.Pd. selaku guru Bahasa Arab. Dalam ceramahnya Hadlirin menyampaikan materi terkait ekosistem belajar.”Ekosistem belajar merupakan segala sesuatu yang mempengaruhi belajar anak. Suasana anak sehari-hari juga mennetukan mau berpikir atau tidak, kuat membaca atau tidak, dan mau berhitung”, jelas Hadlirin. Melalui kegiatan rutin seperti ini, hubungan madrasah dan keluarga semakin erat dan memberikan dampak baik dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif bagi murid kelas 9 yang sedang menghadapi masa krusial dalam pendidikannya. Pertemuan POMG diakhiri dengan sesi Foto bersama.(rdt)
View MoreTingkatkan Kebugaran, MTsN 7 Sleman Selenggarakan Jalan Sehat
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) — MTsN 7 Sleman mengawali hari Jumat (30/1/2026) dengan semangat kebersamaan dan kesehatan. Setelah melaksanakan apel pagi, seluruh murid, guru, dan pegawai mengikuti kegiatan Jumat Sehat berupa jalan sehat dengan rute yang melintasi lingkungan persawahan di sekitar madrasah yang masih asri. Acara dimulai dengan sambutan Kepala MTsN 7 Sleman, Samsul Arifin, S.Ag., menyambut baik antusiasme seluruh peserta. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar jalan-jalan, tetapi juga sebagai momentum untuk menyegarkan pikiran dan tubuh kita setelah satu minggu beraktivitas. Dengan tubuh yang sehat, kita akan lebih siap menerima pelajaran dan bekerja dengan optimal,” ujar Samsul Arifin. Samsul Arifin juga menambahkan bahwa program Jumat Sehat akan menjadi agenda rutin madrasah. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat di lingkungan madrasah,” pungkasnya. Rute jalan sehat dilakukan mengelilingi lingkungan madrasah, diiringi tawa, keceriaan, dan semangat para peserta. Terlihat murid-murid mengikuti kegiatan ini dengan penuh energi, menunjukkan bahwa menjaga kesehatan dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Waka Kesiswaan MTsN 7 Sleman, Rahmi Hidayat, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta. “Jalan sehat ini bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang mempererat hubungan antarwarga madrasah. Semoga semangat seperti ini terus terjaga di setiap kegiatan,” ujarnya. Program ini diharapkan terus dilaksanakan secara rutin, karena dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat serta mempererat kebersamaan antara warga di lingkungan MTsN 7 Sleman. (rdt)
View MoreKegiatan Literasi Madrasah : Murid MTsN 7 Sleman Didorong Untuk Membaca Melalui Gerakan ‘JIBAKU’
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Dalam upaya meningkatkan budaya literasi di lingkungan madrasah, MTsN 7 Sleman menyelenggarakan program literasi bertajuk “JIBAKU (waJIb memBAca buKu)”. Program ini merupakan bagian dari progam inovasi madrasah dalam upaya meningkatkan literasi madrasah. Kegiatan ini mulai dicanangkan mulai awal semester genap tahun ajaran 2025/2026 ini yang menargetkan peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis murid. Kegiatan ini mengajak seluruh murid untuk membaca satu buku yang dibawa dari rumah masing-masing dengan tema yang mereka senengi. Kemudian murid akan membuat rangkuman atau resensi singkat dari buku yang dibaca saat itu yang dituliskan di jurna pemantauan literasi murid. Tujuannya adalah membiasakan murid untuk membaca secara rutin dan memahami isi bacaan secara mendalam. Kepala Madrasah, Samsul Arifin, S.Ag. mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk konkret madrasah dalam menumbuhkan minat baca dan kemampuan berpikir kritis murid.“Kami ingin menanamkan kebiasaan membaca kepada murid bahwa membaca itu merupakan sebuah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Melalui program pembiasaan literasi “JIBAKU (waJIb memBAca buKu)”, harapan kami dengan program ini murid terbiasa membaca, menulis, dan mengungkapkan gagasan secara tertata. Literasi bukan sekadar kegiatan, tapi proses membentuk cara berpikir” ujar Samsul Arifin dengan penuh optimis. Sugiatmi, S.Pd. selaku inisiator progam Jibaku menjelaskan terkait progam tersebut.”Kegiatan ini dilaksanakan selama jam literasi setiap Senin Pagi pekan 3 dan 4 dan ditutup dengan pengumpulan hasil resensi buku pada setiap akhir bulan. Resensi terbaik rencananya akan kami publikasikan dalam bentuk sebuah buku pada akhir semester. Harapannya murid-murid tidak hanya membaca tapi bisa paham dengan apa yang mereka baca”, harap Sugiatmi. Dengan program “JIBAKU”, MTsN 7 Sleman berharap dapat mencetak generasi muda yang cerdas, kritis, dan memiliki kecintaan tinggi terhadap ilmu pengetahuan. (rdt)
View MoreMTsN 7 Sleman Bersama SMK Kesehatan Binatama Edukasi Murid Tentang Pentingnya PHBS
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Dalam kegiatan pembinaan keputrian MTsN 7 Sleman kali ini murid-murid putri mendapatkan pengetahuan terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PBHS), Jum’at (23/01/2026). Sosialisasi PHBS ini disampaikan oleh Murid-murid SMK Kesehatan Binatama yang tergabung dalam Duta Kesehatan dengan tujuan sebagai upaya dalam meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan perilaku hidup bersih di lingkungan madrasah. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen MTsN 7 Sleman guna menciptakan madrasah sehat. Komitmen ini didukung dengan hadirnya duta Kesehatan dari SMK Kesehatan Binatama yang akan melaksanakan praktik di UKS madrasah selama 4 bulan kedepan. Koordinator UKS Siti Romlah, S.Ag. menjelaskan terkait salah satu progam dari UKS MTsN 7 Sleman yaitu PHBS.”Progam ini disusun dan dilaksanakan dalam rangka penyebarluasan informasi dan peningkatan pengetahuan tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di madrasah kita, serta upaya untuk memberdayakan murid, guru, dan pegawai lingkungan madrasah agar tahu, mau dan mampu mempraktikan PHBS, dan berperan aktif dalam mewujudkan madrasah sehat”, jelas Siti Romlah. Di hadapan murid, Keysa salah satu Duta Kesehatan yang juka merupakan alumni MTsN 7 Sleman tahun 2025 melalui media Power Point yang menarik menjelaskan terkait indicator dari PHBS yang bisa dilaksanakan oleh murid-murid.”Adapun Indikator PHBS di Sekolah yang bisa dilakukan di lingkungan madrasah meliputi : • Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan memakai sabun. • Mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah. • Menggunakan jamban yang bersih dan sehat. • Berolahraga yang teratur dan terukur. • Memberantas jentik nyamuk di madrasah. • Tidak merokok di madrasah. • Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap bulan. • Membuang sampah pada tempatnya. Kalau kalian masing-masing bisa melaksanakan PHBS ini, bukan tidak mungkin madrasah tercinta ini menjadi madrasah yang sehat nyaman”, ujar Keysa dengan penuh semangat. Selain memberikan edukasi terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), duta Kesehatan ini juga memberikan tablet tambah dari bagi murid-murid putri sekaligus berkenalan dengan murid-murid. (rdt)
View MoreTerima Duta Kesehatan dari SMK Kesehatan Binatama, Wujud Dukungan MTsN 7 Sleman Terhadap Dunia Kesehatan
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Jum’at Pagi MTsN 7 Sleman menerima penerjunan duta kesehatan dari SMK Kesehatan Binatama Yogyakarta sebanyak 6 murid yang bertempat di ruang Kepala Madrasah, Jum’at (23/01/2026). Penyerahan duta kesehatan ini dihadiri oleh guru dari SMK Binatama Apriana dan diterima langsung oleh Samsul Arifin, S.Ag. selaku Kepala MTsN 7 Sleman didampingi Waka Humas dan Koordinator UKS. Kegiatan duta kesehatan SMK Kesehatan Binatama merupakan kegiatan rutin tiap tahunnya yang dilakukan untuk membantu operasional kegiatan UKS MTsN 7 Sleman. Untuk kegiatan tahun ini akan berlangsung selama 4 bulan kedepan setiap hari Jum’at. Adapun duta kesehatan yang akan dituhaskan di UKS MTsN 7 Sleman yaitu Vanessa H.K., Keysa Alika H., Dwi Safa R.A., Nazwa Salsabila, Safa Nuralia B., dan Aditya Putra P. Dalam arahannya, Samsul Arifin menyampaikan bahwa siap menerima duta kesehatan yang merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang dilakukan oleh madrasah kami ini.”Prinsip kami sangat terbuka dalam membangun Kerjasama dengan instasi manapun terutama dalam Upaya peningkatan Pendidikan.Oleh karena itu, kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini, tentunya madrasah kami tentu sangat terbantu sekali dengan hadirnya duta-duta kesehatan dari SMK Binatama. Murid kami pasti juga dapat belajar banyak dari kakak-kakak Duta kesehatan, semoga semua agenda yang sudah direncakan dapat berjalan dengan lancar serta bermanfaat bagi madrasah maupun untuk duta kesehatan dari SMK Kesehatan Binatama, semoga murid dapat menimba ilmu dan memperoleh pengalaman yang berguna dan kerjasama ini berlangsung dengan baik.”, ujar Samsul Arifin. Randat Pratikawa, S.Pd. selaku Waka Humas juga berharap duta-duta kesehatan SMK Kesehatan Binatama juga ikut menaati peraturan yang sudah menjadi kesepatakan di MTsN 7 Sleman seperti ikut menjaga kebersihan dan kedisiplinan di lingkungan madrasah termasuk dalam mengikuti kegiatan ibadah. Apriana selaku guru pendamping duta kesehatan dari SMK Kesehatan Binatama menjelaskan terkait progam yang mereka laksanakan.”Untuk duta Kesehatan kali ini kami membawa 6 murid dari Jurusan Farmasi. Program duta kesehatan adalah salah satu progam penting dalam pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Bina Tama, terutama bagi murid di kelas X. Melalui program ini, murid mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di kelas ke dalam situasi kerja nyata di fasilitas kesehatan seperti di UKS MTsN 7 Sleman. Selain itu, kegiatan Duta Kesehatan juga menjadi jembatan untuk mengenal lebih jauh dunia kerja dan membangun keterampilan profesional terlebih dalam pelayanan kesehatan”, jelas Apriana. Apriana juga menambahkan bahwa banyak lulusan dari SMK Kesehatan Binatama yang bekerja di Jepang sebagai tenaga Kesehatan pada Rumah Sakit dan perawat lansia. Oleh sebab itu, beberapa tahun ini kami membuka kelas khusus untuk kesempatan magang Jepang dengan memberikan materi tambahan terkait Bahasa Jepang dan keperawatan Panti Wreda. (rdt)
View More