Sleman (MTsN 7 Sleman) – Penilaian Akhir Semester (PAS) merupakan agenda rutin setiap Madrasah yang bertujuan untuk mengukur dan menilai kompetensi peserta didik. Terhitung mulai Senin, 29 November 2021 MTsN 7 Sleman melaksanakan Penilaian Akhir Semester Ganjil dan akan berakhir pada 8 Desember 2021 mendatang. Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 476 peserta didik ini diharapkan mampu benar-benar mengukur ketercapaian hasil belajar selama satu semester.
Estyn Ariestika, S.Pd, M.Pd selaku waka kurikulum mengungkapkan jika Penilaian Akhir Semester Ganjil kali ini masih dilaksanakan secara online namun pada pelaksanaannya menggunakan sistem tatap muka secara bergantian sesuai jenjang kelasnya. Hal tersebut dilaksanakan mengingat bahwasanya proses pembelajaran sudah memasuki Masa Tatap Muka Terbatas sehingga sangat penting untuk melatih kembali kedisiplinan peserta didik dalam mengikuti ujian.
Senada dengan yang disampaikan oleh Estyn, Kepala Madrasah Dra.H.Titik Susilawati, M.Pd menuturkan “Pelaksanaan PAS MTsN 7 Sleman dilaksanakan secara online dari rumah dan online di Madrasah sesuai jadwal dari tanggal 29 November sampai dengan 8 Desember. Hari ini merupakan hari keenam kegiatan PAS. Kegiatan PAS online di Madrasah hari ini yaitu kelas VIII sedangkan untuk kelas VII dan IX mengikuti ujian online dari rumah. “Alhamdulillah sejauh ini pelaksanaan PAS online di Madrasah berjalan dengan baik dan lancar berkat kerjasama dari semua pihak. Bagi peserta didik yang belum hadir di Madrasah, panitia mengadakan buser ke rumah untuk mencari penyebab ketidakhadiran. Kalau penyebabnya transportasi, anak segera dijemput untuk PAS online di Madrasah dan tentunya Madrasah selalu menerapkan prokes secara ketat demi keselamatan semua warga madrasah”,ungkap Titik Susilawati.
Selain menanamkan nilai kedisiplinan dalam mengikuti ujian di Madrasah, tentunya salah satu karakter yang perlu ditekankan ketika melaksanakan PAS online dari rumah adalah kejujuran dikarenakan tidak diawasi langsung oleh bapak ibu guru pengawas. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab pada diri masing-masing peserta didik sehingga mampu menjadi insan yang berakhlakul karimah dan berbudi pekerti luhur. (rms)