MTsN 7 Sleman Menjadi Tuan Rumah Rakorpim Madrasah Kemenag Sleman
11 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Diawal Bulan Februari ini MTsN 7 Sleman berkesempatan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Pimpinan Madrasah se- Kabupaten Sleman yang bertempat di Aula MTsN 7 Sleman, Senin (9/2/2026).,Kasubag TU Kemenag Kabupaten Sleman H. Sangaji, S.Hi. PLT Kasi Pendidikan Madrasah Kab. Sleman Hj. Tri Wahyuni, S.Pd. , Kapokjawas Drs. H. Daryono, M.Pd., Kepala Madrasah dan Kepala Tata Usaha Madrasah Negeri di Kabupaten Sleman, K2RA Kabupaten Sleman Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) kepegawaian di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, dan Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) humas di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Sebelum acara dimulai peserta rakorpim diberikan suguhan pentas kreasi dari peserta didik MTsN 7 Sleman berupa Tari Rumyang oleh Disti Meilia Fairukhusna kelas 8C dan Solo Vokal yang menyanyikan lagu Flashlight dari Jessie-J oleh Lisa Nanda Novita Sari kelas 7C yang tampil memukau didepan seluruh tamu yang hadir. Rakorpim kali ini dipimpin oleh PLT Kasi Dikmad Kemenag Kabupaten Sleman Hj. Tri Wahyuni, S.Pd., yang memandu jalannya Rakorpim. Dalam sambutannya Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag. mengucapkan selamat datang kepada seluruh pejabat dan tamu undangan yang hadir serta mengemukakan proges perkembangan prestasi MTsN 7 Sleman.”Selamat datang kepada seluruh pejabat dan tamu yang hadir, terimakasih atas kehadiran di madrasah kami. Mohon maaf apabila kami dalam memberikan fasilitas maupun pelayanan masih banyak kekurangan. Alhamdulillah untuk prestasi akademik dan non akademik MTsN 7 Sleman terus mengalami peningkatan serta kami mohon doa restu untuk kelancaran pembangunan gedung Perpustakaan, Laboraturium Komputer dan IPA Tipe 2 yang rencananya selesai di bulan April”, ungkap Samsul Arifin. Dalam sambutannya Kasubag TU Kemenag Kabupaten Sleman H. Sangaji memberikan berbagai macam informasi dan kebijakan-kebijakan terbaru yang patut diketahui oleh semua peserta RAKORPIM. (rdt)
View MoreFull Power, Murid Kelas 9 MTsN 7 Sleman Ikuti Kegiatan PPTKA-TKAD Tahap #3
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Diawali dengan Sholat Dhuha berjamaah seperti biasa, MTsN 7 Sleman mengikuti kegiatan PPTKA-TKAD Tahap 3 jenjang SMP/MTs secara semi online yang diselenggarakan oleh Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis (2-5/02/2026), dan diikuti oleh seluruh murid kelas 9 dari berbagai smp/mts di D.I. Yogyakarta, termasuk 148 murid MTsN 7 Sleman. Pelaksanaan kegiatan PPTKA-TKAD Tahap 2 di MTsN 7 Sleman pada hari pertama berjalan tertib dan lancar Senin (2/2/2026). Asesmen dilaksanakan di tiga ruang laboratorium komputer madrasah dengan dua sesi setiap harinya. Setiap sesi berlangsung sekitar 90 menit dengan pengawas dari guru yang ditugaskan. Mata pelajaran yang diujikan dalam kegiatan PPTKA-TKAD Tahap 3 meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA. Masing-masing materi asesmen terdiri atas 30 butir soal, dengan bentuk soal disusun bervariasi, mulai dari pilihan ganda sederhana, pilihan ganda kompleks model multiple choice multiple answers (MCMA), hingga pilihan ganda kompleks kategori, sehingga menuntut ketelitian dan pemahaman konsep dari para peserta. Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.A., ditemui disela-sela kesibukannya menyampaikan harapannya nilai PPTKA-TKAD ke 3 ini bisa mengalami peningkatan yang derastis . “Kami mendukung penuh kegiatan PPTKA–TKAD karena dapat memberikan gambaran riil tentang capaian belajar murid kami. Hasil asesmen di PPTKA–TKAD tahap 2 kemarin menjadi bahan evaluasi bagi madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran, sehingga kami mempersiapkan anak-anak dengan penuh full power, harapannya nilai bisa melonjak naik dengan penuh keyakinan saya didukung dengan sinergisitas orang tua dan guru,” ungkap Samsul dengan penuh keyakinan. Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kurikulum Estyn Ariestika, S.Pd., M.Pd. menambahkan bahwa kegiatan ini juga melatih kesiapan murid menghadapi asesmen berbasis komputer. “Melalui kegiatan PPTKA–TKAD tahap 3, murid bisa mengerjakan dengan maksimal soal-soal yang diberikan. Kami sebelumnya bersama Tim Kurikulum telah merancang berbagai macam berbagai progam lejit prestasi guna memberikan kesiapan murid dalam menghadapi TKA dan sudah kami sampaikan kepada wali murid kelas 9 untuk bisa terus bersinergi dalam menghantarkan ke puncak prestasi murid kelas 9,” terang Estyn. (rdt)
View MorePerkuat Komitmen Antara Orang Tua dan Guru, MTs Negeri 7 Sleman Adakan Pertemuan POMG
06 February 2026
Warta Santun ( MTs Negeri 7 Sleman ) ? Kegiatan Persatuan Orangtua Murid dan Guru (POMG) untuk kelas 9 di MTsN 7 Sleman telah berjalan dengan baik. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara orangtua, guru, dan murid dalam mendukung proses pendidikan di madrasah.Seperti biasa agenda Ahad pagi tiap awal bulan MTsN 7 Sleman melaksanakan kegiatan pertemuan Persatuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG) untuk kelas 9 di Aula Madrasah, Ahad (1/2/2026). Susunan acara diawali dengan pembukaan, pengajian, dan Informasi dari Waka Kurikulum terkait TKA dan tanya jawab dari orang tua. Dalam pertemuan ini Waka Kurikulum Estyn Ariestika, S.Pd.,M.Pd. memberikan informasi berbagai hal penting terkait program motivasi murid dalam menghadapi TKA dan kemajuan murid pembelajaran. Orang tua diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan dan bertanya langsung kepada guru mengenai perkembangan akademik dan sosial anak-anak mereka. Selain itu, pihak madrasah juga menyampaikan rencana kegiatan madrasah ke depan, termasuk persiapan ujian dan program bimbingan belajar. Pengajian POMG kali ini menghadirkan narasumber H.Hadlirin, S.Ag., M.Pd. selaku guru Bahasa Arab. Dalam ceramahnya Hadlirin menyampaikan materi terkait ekosistem belajar.”Ekosistem belajar merupakan segala sesuatu yang mempengaruhi belajar anak. Suasana anak sehari-hari juga mennetukan mau berpikir atau tidak, kuat membaca atau tidak, dan mau berhitung”, jelas Hadlirin. Melalui kegiatan rutin seperti ini, hubungan madrasah dan keluarga semakin erat dan memberikan dampak baik dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif bagi murid kelas 9 yang sedang menghadapi masa krusial dalam pendidikannya. Pertemuan POMG diakhiri dengan sesi Foto bersama.(rdt)
View MoreTingkatkan Kebugaran, MTsN 7 Sleman Selenggarakan Jalan Sehat
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) — MTsN 7 Sleman mengawali hari Jumat (30/1/2026) dengan semangat kebersamaan dan kesehatan. Setelah melaksanakan apel pagi, seluruh murid, guru, dan pegawai mengikuti kegiatan Jumat Sehat berupa jalan sehat dengan rute yang melintasi lingkungan persawahan di sekitar madrasah yang masih asri. Acara dimulai dengan sambutan Kepala MTsN 7 Sleman, Samsul Arifin, S.Ag., menyambut baik antusiasme seluruh peserta. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar jalan-jalan, tetapi juga sebagai momentum untuk menyegarkan pikiran dan tubuh kita setelah satu minggu beraktivitas. Dengan tubuh yang sehat, kita akan lebih siap menerima pelajaran dan bekerja dengan optimal,” ujar Samsul Arifin. Samsul Arifin juga menambahkan bahwa program Jumat Sehat akan menjadi agenda rutin madrasah. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat di lingkungan madrasah,” pungkasnya. Rute jalan sehat dilakukan mengelilingi lingkungan madrasah, diiringi tawa, keceriaan, dan semangat para peserta. Terlihat murid-murid mengikuti kegiatan ini dengan penuh energi, menunjukkan bahwa menjaga kesehatan dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Waka Kesiswaan MTsN 7 Sleman, Rahmi Hidayat, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta. “Jalan sehat ini bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang mempererat hubungan antarwarga madrasah. Semoga semangat seperti ini terus terjaga di setiap kegiatan,” ujarnya. Program ini diharapkan terus dilaksanakan secara rutin, karena dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat serta mempererat kebersamaan antara warga di lingkungan MTsN 7 Sleman. (rdt)
View MoreKegiatan Literasi Madrasah : Murid MTsN 7 Sleman Didorong Untuk Membaca Melalui Gerakan ‘JIBAKU’
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Dalam upaya meningkatkan budaya literasi di lingkungan madrasah, MTsN 7 Sleman menyelenggarakan program literasi bertajuk “JIBAKU (waJIb memBAca buKu)”. Program ini merupakan bagian dari progam inovasi madrasah dalam upaya meningkatkan literasi madrasah. Kegiatan ini mulai dicanangkan mulai awal semester genap tahun ajaran 2025/2026 ini yang menargetkan peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis murid. Kegiatan ini mengajak seluruh murid untuk membaca satu buku yang dibawa dari rumah masing-masing dengan tema yang mereka senengi. Kemudian murid akan membuat rangkuman atau resensi singkat dari buku yang dibaca saat itu yang dituliskan di jurna pemantauan literasi murid. Tujuannya adalah membiasakan murid untuk membaca secara rutin dan memahami isi bacaan secara mendalam. Kepala Madrasah, Samsul Arifin, S.Ag. mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk konkret madrasah dalam menumbuhkan minat baca dan kemampuan berpikir kritis murid.“Kami ingin menanamkan kebiasaan membaca kepada murid bahwa membaca itu merupakan sebuah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Melalui program pembiasaan literasi “JIBAKU (waJIb memBAca buKu)”, harapan kami dengan program ini murid terbiasa membaca, menulis, dan mengungkapkan gagasan secara tertata. Literasi bukan sekadar kegiatan, tapi proses membentuk cara berpikir” ujar Samsul Arifin dengan penuh optimis. Sugiatmi, S.Pd. selaku inisiator progam Jibaku menjelaskan terkait progam tersebut.”Kegiatan ini dilaksanakan selama jam literasi setiap Senin Pagi pekan 3 dan 4 dan ditutup dengan pengumpulan hasil resensi buku pada setiap akhir bulan. Resensi terbaik rencananya akan kami publikasikan dalam bentuk sebuah buku pada akhir semester. Harapannya murid-murid tidak hanya membaca tapi bisa paham dengan apa yang mereka baca”, harap Sugiatmi. Dengan program “JIBAKU”, MTsN 7 Sleman berharap dapat mencetak generasi muda yang cerdas, kritis, dan memiliki kecintaan tinggi terhadap ilmu pengetahuan. (rdt)
View MoreMTsN 7 Sleman Bersama SMK Kesehatan Binatama Edukasi Murid Tentang Pentingnya PHBS
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Dalam kegiatan pembinaan keputrian MTsN 7 Sleman kali ini murid-murid putri mendapatkan pengetahuan terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PBHS), Jum’at (23/01/2026). Sosialisasi PHBS ini disampaikan oleh Murid-murid SMK Kesehatan Binatama yang tergabung dalam Duta Kesehatan dengan tujuan sebagai upaya dalam meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan perilaku hidup bersih di lingkungan madrasah. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen MTsN 7 Sleman guna menciptakan madrasah sehat. Komitmen ini didukung dengan hadirnya duta Kesehatan dari SMK Kesehatan Binatama yang akan melaksanakan praktik di UKS madrasah selama 4 bulan kedepan. Koordinator UKS Siti Romlah, S.Ag. menjelaskan terkait salah satu progam dari UKS MTsN 7 Sleman yaitu PHBS.”Progam ini disusun dan dilaksanakan dalam rangka penyebarluasan informasi dan peningkatan pengetahuan tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di madrasah kita, serta upaya untuk memberdayakan murid, guru, dan pegawai lingkungan madrasah agar tahu, mau dan mampu mempraktikan PHBS, dan berperan aktif dalam mewujudkan madrasah sehat”, jelas Siti Romlah. Di hadapan murid, Keysa salah satu Duta Kesehatan yang juka merupakan alumni MTsN 7 Sleman tahun 2025 melalui media Power Point yang menarik menjelaskan terkait indicator dari PHBS yang bisa dilaksanakan oleh murid-murid.”Adapun Indikator PHBS di Sekolah yang bisa dilakukan di lingkungan madrasah meliputi : • Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan memakai sabun. • Mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah. • Menggunakan jamban yang bersih dan sehat. • Berolahraga yang teratur dan terukur. • Memberantas jentik nyamuk di madrasah. • Tidak merokok di madrasah. • Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap bulan. • Membuang sampah pada tempatnya. Kalau kalian masing-masing bisa melaksanakan PHBS ini, bukan tidak mungkin madrasah tercinta ini menjadi madrasah yang sehat nyaman”, ujar Keysa dengan penuh semangat. Selain memberikan edukasi terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), duta Kesehatan ini juga memberikan tablet tambah dari bagi murid-murid putri sekaligus berkenalan dengan murid-murid. (rdt)
View MoreTerima Duta Kesehatan dari SMK Kesehatan Binatama, Wujud Dukungan MTsN 7 Sleman Terhadap Dunia Kesehatan
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Jum’at Pagi MTsN 7 Sleman menerima penerjunan duta kesehatan dari SMK Kesehatan Binatama Yogyakarta sebanyak 6 murid yang bertempat di ruang Kepala Madrasah, Jum’at (23/01/2026). Penyerahan duta kesehatan ini dihadiri oleh guru dari SMK Binatama Apriana dan diterima langsung oleh Samsul Arifin, S.Ag. selaku Kepala MTsN 7 Sleman didampingi Waka Humas dan Koordinator UKS. Kegiatan duta kesehatan SMK Kesehatan Binatama merupakan kegiatan rutin tiap tahunnya yang dilakukan untuk membantu operasional kegiatan UKS MTsN 7 Sleman. Untuk kegiatan tahun ini akan berlangsung selama 4 bulan kedepan setiap hari Jum’at. Adapun duta kesehatan yang akan dituhaskan di UKS MTsN 7 Sleman yaitu Vanessa H.K., Keysa Alika H., Dwi Safa R.A., Nazwa Salsabila, Safa Nuralia B., dan Aditya Putra P. Dalam arahannya, Samsul Arifin menyampaikan bahwa siap menerima duta kesehatan yang merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang dilakukan oleh madrasah kami ini.”Prinsip kami sangat terbuka dalam membangun Kerjasama dengan instasi manapun terutama dalam Upaya peningkatan Pendidikan.Oleh karena itu, kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini, tentunya madrasah kami tentu sangat terbantu sekali dengan hadirnya duta-duta kesehatan dari SMK Binatama. Murid kami pasti juga dapat belajar banyak dari kakak-kakak Duta kesehatan, semoga semua agenda yang sudah direncakan dapat berjalan dengan lancar serta bermanfaat bagi madrasah maupun untuk duta kesehatan dari SMK Kesehatan Binatama, semoga murid dapat menimba ilmu dan memperoleh pengalaman yang berguna dan kerjasama ini berlangsung dengan baik.”, ujar Samsul Arifin. Randat Pratikawa, S.Pd. selaku Waka Humas juga berharap duta-duta kesehatan SMK Kesehatan Binatama juga ikut menaati peraturan yang sudah menjadi kesepatakan di MTsN 7 Sleman seperti ikut menjaga kebersihan dan kedisiplinan di lingkungan madrasah termasuk dalam mengikuti kegiatan ibadah. Apriana selaku guru pendamping duta kesehatan dari SMK Kesehatan Binatama menjelaskan terkait progam yang mereka laksanakan.”Untuk duta Kesehatan kali ini kami membawa 6 murid dari Jurusan Farmasi. Program duta kesehatan adalah salah satu progam penting dalam pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Bina Tama, terutama bagi murid di kelas X. Melalui program ini, murid mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di kelas ke dalam situasi kerja nyata di fasilitas kesehatan seperti di UKS MTsN 7 Sleman. Selain itu, kegiatan Duta Kesehatan juga menjadi jembatan untuk mengenal lebih jauh dunia kerja dan membangun keterampilan profesional terlebih dalam pelayanan kesehatan”, jelas Apriana. Apriana juga menambahkan bahwa banyak lulusan dari SMK Kesehatan Binatama yang bekerja di Jepang sebagai tenaga Kesehatan pada Rumah Sakit dan perawat lansia. Oleh sebab itu, beberapa tahun ini kami membuka kelas khusus untuk kesempatan magang Jepang dengan memberikan materi tambahan terkait Bahasa Jepang dan keperawatan Panti Wreda. (rdt)
View MoreMTsN 7 Sleman Laksanakan Rapat Pembagian Tugas Guru Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Dalam rangka mempersiapkan kegiatan pembelajaran semester genap tahun ajaran 2025/2026, MTs Negeri 7 Sleman mengadakan rapat pembagian tugas guru dan tenaga kependidikan, yang dilaksanakan pada hari Senin (19/01/2026) bertempat di ruang aula madrasah. Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 7 Sleman, Samsul Arifin, S.Ag., serta dihadiri oleh seluruh dewan guru dan staf tata usaha. Kegiatan ini merupakan agenda rutin madrasah menjelang dimulainya semester baru, guna menyiapkan struktur organisasi internal yang solid dan efisien. Dalam sambutannya, Kepala Madrasah mengucapkan terimakasih kepada Tim Kurikulum yang dipimpin oleh waka kurikulum Ibu Estyn Ariestika, S.Pd., M.Pd. yang bekerja keras demi terbitnya SK Pembagian tugas. “Saya pribadi selaku Kepala Madrasah mengucapkan banyak terimakasih kepada tim kurikulum atas kerja keras dan kerja tuntasnya yang berhasil menerbitkan SK Pembagian tugas walau sempat tertunda karena terbitnya KMA 1503 sehingga harus mempelajari kembali”, ungkap Samsul Arifin. Samsul Arifin pada kesempatan tersebut juga memaparkan progam kerja Kepala Madrasah di tahun 2026 ini.”Pada kesempatan ini saya juga akan memaparkan progam kepala madrasah untuk tahun 2026 : 1. Sukses TKA (target utama), 2. Roket Air, 3. Pramuka Juara, 4. Literasi Qur’an, 5. Perbaikan Sarana dan Prasarana dan pembelajaran berbasis IT. Dengan adanya progam tersebut, harapannya adanya sinergitas antara guru dan pegawai untuk memajukan madrasah kita tercinta ini menjadi lebih dikenal”, ujar Samsul Arifin dengan penuh harap. Waka Kurikulum Estyn Ariestika, S.Pd., M.Pd. bertugas memaparkan apa yang sudah ada dalam SK Pembagian Tugas Semester Genap T.A 2025/2026, yang selanjutnya dipelajari oleh setiap guru sesuai dengan ketugasannya.”Setelah bapak ibu semua membaca dan mempelajari apa yang sudah ada dalam SK silahkan bisa saling berkontribusi sesuai ketugasan masing-masing, dan mohon untuk bisa saling bekerja sama bahu membahu dalam melejitkan prestasi murid-murid kita”, harap Estyn. Disela-sela kegiatan ini, juga diselenggarakan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag. dalam rangka rasa syukurnya atas melejitnya nilai PKKM ditahun 2025 yang lalu. Sebagai wujud kesuksesan dalam memimpin dan mengawal progam madrasah di tahun 2025. Rapat berlangsung dalam suasana musyawarah, demokratis, dan penuh rasa tanggung jawab. Para guru juga diberikan kesempatan menyampaikan usulan maupun pertimbangan terkait tugas yang akan diemban. Dengan terlaksananya rapat ini, MTsN 7 Sleman siap mengawali semester genap T.A 2025/2026 dengan semangat baru, serta komitmen bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan layanan kepada murid. (rdt)
View MorePengajian Isra Mikraj di MTsN 7 Sleman : Meningkatkan Kualitas Ibadah, membentuk Pribadi Disiplin dan Istiqomah
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) — Dalam rangka menyambut Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, MTsN 7 Sleman menggelar pengajian bertema “Meningkatkan Kualitas Ibadah, membentuk Pribadi Disiplin dan Istiqomah”, Kamis (15/01/2026). Kegiatan ini diikuti seluruh civitas akademika MTsN 7 Sleman dan dilaksanakan di Masjid Nurul Hidayah mulai pukul 11.00 hingga 13.00 WIB. Sebelum acara dimulai acara dibuka dengan sholawat yang dibawakan oleh Hadroh MTsN 7 Sleman. Pengajian menghadirkan Kepala KUA Pakem, K.H. Moh. Halimi, S.Pd.I., M.Si. Acara tersebut dipandu oleh pembawa acara yang cukup interaktif dan energik dari murid kelas 8C yaitu Arwa dan Galuh. Kegiatan diawali dengan pembacaan tilawatil Qur’an oleh Renza Aprianisa Khasanah (7C) dan sari tilawah oleh Haura Ajwa Tsabita (7C). Kepala Tata Usaha MTsN 7 Sleman, Aris Pambudi, S.E., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj memiliki kedudukan istimewa karena menjadi momentum diturunkannya perintah salat secara langsung dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW tanpa perantara malaikat. Aris Pambudi berharap murid-murid bisa menyimak dengan baik dan mencatat hal-hal penting yang disampaikan oleh penceramah. Dalam tausiyahnya, K.H. Moh. Halimi, S.Pd.I., M.Si.. menguraikan perjalanan Isra Mi’raj bersama hikmahnya dengan berbagai ilustrasi yang kontekstual dengan kehidupan modern. Ia menekankan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa gaib yang wajib diimani oleh setiap muslim. Ia juga mengisahkan terkait Siti Masitoh yang tempatnya tercium harum semerbak bahkan tercium Rasululloh SWT saat melakukan Isra Miraj bersama Malaikat Jibril alaihi salam. Keteguhan iman mengantarkan Siti Masyitoh dan keluarganya mati syahid demi mempertahankan keyakinannya kepada Allah SWT. Lebih lanjut, Ustaz Charis menyampaikan sejumlah hikmah utama dari peristiwa Isra Mi’raj, di antaranya menunjukkan kekuasaan Allah SWT yang tidak terbatas, adanya keterkaitan antara Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa, penguatan hujjah kenabian Muhammad SAW, serta ditetapkannya kewajiban salat lima waktu. Menurutnya, salat yang benar dan berkualitas akan menjadi benteng moral yang kokoh. Ia mengingatkan bahwa salat yang dilakukan dengan lalai tidak akan memberikan dampak positif dalam kehidupan. “Salat yang sempurna adalah salat yang memenuhi rukun dan syarat sah, dilakukan tepat waktu, serta dilaksanakan dengan khusyuk. Salat yang khusyuk mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar, sebagaimana firman Allah, ‘Sesungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar’,” tegas K.H. Halimi. Disela-sela pengajian Ia juga mengajak jama’ah untuk bersama-sama melantunkan Sholawat atas Nabi dengan diiringi Hadroh Nurul Hidayah sehingga menambah suasana lebih meriah. Pengajian Isra Mi’raj ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran seluruh peserta didik dan civitas MTsN 7 Sleman untuk terus memperbaiki kualitas salat sebagai fondasi pembentukan karakter dan moral di tengah tantangan zaman. (rdt)
View MorePembina Upacara Tekankan Pentingnya Menanamkan Sikap Sopan Santun di lingkungan MTsN 7 Sleman
06 February 2026
Warta Sanrun (MTsN 7 Sleman) – Halaman MTsN 7 Sleman pagi itu tampak tertib dan khidmat. Seluruh murid berbaris rapi dengan mengenakan jas alamamater hijau toska mengikuti kegiatan upacara bendera, Senin (19/01/2026) . Upacara diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, dan siswa dari kelas 7 sampai 8 dengan penuh semangat kebangsaan. Pada upacara kali ini bertugas sebagai petugas upacara adalah kelas 8E. Bertindak sebagai pembina upacara saat ini adalah Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag. Dalam amanatnya, pembina upacara menekankan pentingnya menanamkan sikap sopan santun di lingkungan madrasah terutama dalam bertutur kata. Sopan santun adalah sikap atau berbicara dengan lemah lembut terhadap orang lain , menghormati orang lain, dan menjaga sikap akan lebih dihargai dan disukai oleh lingkungan sekitar,” ujar Samsul Arifin di hadapan seluruh peserta upacara. Dalam amanatnya, Kamad menerapkan beberapa poin mengajak para murid untuk menanamkan sikap sopan santun melalui kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, dengan : jangan pernah mengucapkan kata-kata umpatan. Ketika kita bercengkrama dengan teman maka gunakan kata-kata yang positif. Karena Ketika ada tamu dari luar dan melihat murid MTsN 7 Sleman berkata kotor maka akan mencoreng nama baik madrasah. “Sopan santun harus menjadi bagian dari kepribadian murid, dan seluruh contoh diatas merupakan cerminan akhlak yang diajarkan oleh Rasulullah SAW,” tegas Samsul Arifin. Sopan santun merupakan bagian dari akhlak mulia yang menjadi ciri utama pelajar madrasah. Nilai ini harus diajarkan dan dibiasakan supaya menjadi perilaku yang positif. Kegiatan upacara tersebut menjadi sarana pembinaan karakter bagi para siswa. Melalui momentum ini, guru dan pembina berupaya menanamkan nilai-nilai budi pekerti, disiplin, serta rasa hormat terhadap guru dan sesama teman. Disesi akhir upacara, MTsN 7 Sleman memberikan apresiasi kepada 16 murid yang lolos sebagai Pramuka Garuda, dan pemberian hadiah lomba Classmeeting yang diselenggarakan di akhir semester yang lalu. (rdt)
View More