MATSAMA : Cegah Bullying pada Remaja MTsN 7 Sleman Gandeng DP3AP2KB Kabupaten Sleman

Warta Santun (MTsN 7 Sleman) - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sleman dan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) KEluarga SEjahtera yaNG SEMbada (KESENGSEM) diminta menjadi narasumber dalam kegiatan MATSAMA (Masa Taaruf Siswa Madrasah) di MTs Negeri 7 Sleman untuk memberikan edukasi tentang “Pencegahan Bullying pada Remaja” Senin (14/7/2025). Peserta dalam kegiatan ini adalah murid baru kelas 7 yang jumlahnya sekitar 160 murid, dan untuk pemateri yang menyampaikan ialah ibu Sekretaris Dinas P3AP2KB Sleman, Dra. Sri Budiyantiningsih, M.Si.

Dra. Sri Budiyantiningsih, M.Si., sebagai Sekretaris Dinas P3AP2KB Sleman yang berpengalaman, hadir di Aula MTsN 7 Sleman untuk memberikan wawasan mendalam mengenai macam-macam Bullying, dampak dan cara-cara pencegahannya. Dengan latar belakang dan pengalamannya di lapangan, Sri Budiyantiningsih mampu menyampaikan materi ini dengan cara yang sangat menarik dan mudah dipahami oleh seluruh murid.

“Satuan pendidikan seperti sekolah diharapkan menjadi tempat yang aman dan terlindungi untuk anak, sehingga tumbuh kembang anak dapat berkembang sesuai dengan perkembangannya. Semoga dengan edukasi yang kami sampaikan ini dapat bermanfaat untuk siswa dan pihak sekolah terlebih ketika nantinya di sekolah terdapat kasus/permasalahan bullying, sekolah mampu melakukan upaya pencegahan dan penanganan yang tepat untuk anak”, pesan Sri Budiyantiningsih.

Ditemui disela-sela kesibukannya Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag. mengatakan "Kegiatan hari pertama Matsama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para murid MTsN 7 Sleman", ujar Samsul Arifin.

"Sesuai dengan komitmen Madrasah Ramah Anak, dengan kegiatan ini diharapkan peresta didik lebih memahami tentang Bullying dan cara mencegahnya, dengan memahami lebih dalam terkait hal tersebut diharapkan mereka dapat menciptakan lingkungan madrasah yang lebih aman dan harmonis. Semoga menjadi pengetahuan berharga dan para murid dapat menerapkan apa yang telah mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari", jelas Samsul Arifin. (rdt)