Warta Santun (MTsN 7 Sleman) - Ratusan peserta didik baru ikuti kegiatan Matsama (Masa Ta’aruf Siswa Madrasah) di hari ke-2 yang diselenggarakan di lingkungan MTsN 7 Sleman, Selasa (15/7/2025). Kegiatan MATSAMA yang digelar selama tiga hari sejak 14 Juli tersebut diikuti oleh 160 peserta didik baru dan diisi dengan sejumlah materi yang telah disiapkan pihak madrasah dan pihak eksternal lainnya, salah satunya Polsek Pakem dengan menunjuk Bhabinkamtibmas Polsek Pakem Aiptu Dwi Hartanto sebagai narasumber. Hal itu disampaikan Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag. ditemui disela-sela kesibukannya.
“Hari ini adalah hari kedua kegiatan Matsama bagi para peserta didik baru, dan di hari ini juga kami menghadirkan dari pihak Kepolisian yaitu dari Polsek Pakem untuk memberikan materi kepada para murid baru terkait disiplin dan tanggung jawab melalui kegiatan baris berbaris,” jelas Samsul Arifin.
“Kehadiran Polisi pada kegiatan MATSAMA ini kami rasa sangat penting karena dapat membantu madrasah dalam pembinaan sekaligus bersama-sama mengawasi peserta didik kami sehingga harapan kami ke depan, peserta didik kami ini lebih disiplin dan tanggung jawab dalam menjalani aktivitas di lingkungan madrasah maupun lingkungan masyarakat,” tambah Samsul Arifin.
Munif Nurdiyanto, S.Pd. selaku penanggung jawab kegiatan tersebut menjelaskan pentingnya sinergisitas dengan Kepolisian guna menumbuhkan sikap disiplin peserta didik baru. “Sesuai dengan pedoman Matsama 2025, salah satu tujuan dari MATSAMA adalah untuk memberikan wawasan maupun pengetahuan mengenai segala peraturan yang ada di madrasah terutama dalam hal kedisiplinan, melaksanakan tata tertib madrasah, menyadari pentingnya menjaga nama baik madrasah dan memberikan kontribusi yang positif baik secara internal maupun eksternal terhadap almamater madrasah apalagi murid baru mulai beradaptasi dengan lingkungan pada jenjang pendidikan yang baru”, jelas Munif.
Dihadirkannya anggota Kepolisian ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap disiplin bagi peserta didik baru dan memulainya sejak dini karena kebiasaan yang dilakukan secara konsisten akan mengkristal sehingga menjadi karakter murid madrasah. (rdt)