Sandang Predikat Madrasah Sehat, MTsN 7 Sleman Selenggarakan Sarapan Bergizi Bersama

Warta Santun (MTsN 7 Sleman) - Selaras dengan progam pemerinta guna menciptakan gerasi muda yang sehat dan sebagai penyandang gelar juara 2 Madrasah Sehat Kanwil Kemenag DIY, MTsN 7 Sleman terus berusaha untuk menciptakan pola hidup sehat bagi seluruh warga madrasah salah satu contohnya dengan mencanangkan progam sarapan bergizi bersama. Bertempat di lapangan basket madrasah seluruh peserta didik, guru, dan pegawai bersama-sama melakukan makan makanan bergizi yang dibawa dari rumah masing-masing, Jum’at (18/7/2025). Bekal Makanan yang dibawa pun bervariasi tidak harus mewah, yang penting memenuhi unsur makanan bergizi seimbang.

Kepala Madrasah Samsul Arifin, S.Ag. menjelaskan terkait tujuan diadakannya sarapan bersama di madrasah.“Sarapan bersama ini agar para siswa semuanya terbiasa untuk sarapan, karena sarapan sebelum beraktivitas itu sangat penting terutama dalam mereka menerima Pelajaran. Karena salah satu manfaat sarapan pagi adalah meningkatkan konsentrasi dan daya ingat peserta didik.,” kata Samsul Arifin.

 

Samsul Arifin juga berharap agar kegiatan sarapan sehat bersama ini bisa rutin dilaksanakan sekali seminggu atau sekali sebulan di madrasah. Selain untuk pembiasaan, juga untuk menjaga kekompakan dan persaudaraan antar peserta didik maupun dengan guru. “Pada momen makan bersama tersebut juga sangat bagus untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan antar peserta didik dan guru,” tutup Samsul dengan penuh harap.

Koordinator UKS Munif Nurdiyanto,S.Pd. juga menambahkan bahwa selain peserta didik perlu tahu makanan apa yang bergizi, peserta didik juga diberikan pengetahuan terkait makanan-makanan yang perlu dihindari karena berdampak negative bagi tubuh, semisal minuman berwarna cerah, mengandung pemanis yang tinggi, serta minuman energi yang berbahaya bagi kesehatan.

“Kami dari Tim UKS juga memberikan edukasi terkait makanan yang berbahaya bagi kesehatan, seperti yang mengandung pemanis buatan yang tinggi, yang warnanya cerah, serta beberapa minuman energi yang tidak baik dikonsumsi anak-anak” tutur Munif. (rdt)