Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Diakhir masa libur semester gasal bertempat di lapangan basket, MTs Negeri 7 Sleman selenggarakan Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia pada Sabtu (03/01/2026). Upacara yang berlangsung khidmat tersebut selain diikuti oleh seluruh civitas akademika MTs Negeri 7 Sleman juga diikuti oleh pegawai KUA Pakem dan KUA Turi.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Tata Usaha MTs Negeri 7 Sleman, Aris Pambudi, S.E.,M.SI., sementara petugas upacara pada momentum bersejarah ini dipercayakan kepada pengurus OSIM MTs Negeri 7 Sleman. Jalannya upacara berlangsung tertib dan penuh penghayatan, mencerminkan semangat disiplin, tanggung jawab, serta kebersamaan seluruh warga madrasah.
Dalam amanatnya, Aris Pambudi membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa kerukunan umat beragama tidak cukup dimaknai sebagai ketiadaan konflik, melainkan sebagai energi kebangsaan yang produktif, di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk membangun bangsa.
Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Agama juga menegaskan kehadiran Kementerian Agama sebagai penjaga nalar keagamaan dalam bingkai kebangsaan. Peran ini semakin luas dan strategis, mencakup peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, perawatan kerukunan umat beragama, pemberdayaan ekonomi umat, serta pemanfaatan transformasi digital dalam layanan keagamaan sebagai bagian dari penguatan peradaban bangsa.
Dalam sambutan tersebut, turut disoroti tantangan zaman yang kian kompleks, khususnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan dinamika era VUCA. Tantangan ini menuntut ASN Kementerian Agama untuk tidak hanya cakap secara teknologis, tetapi juga adaptif, inovatif, dan berintegritas dalam menjalankan tugas pengabdian. Adaptasi terhadap kemajuan teknologi harus tetap berpijak pada nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan agar transformasi digital tidak kehilangan arah moralnya. Oleh karena itu, pemanfaatan AI diharapkan menjadi sarana pemersatu dan penguat kerukunan umat beragama, bukan pemicu disinformasi dan perpecahan.
Mengakhiri pembacaan sambutan Menteri Agama, Aris Pambudi mengucapkan selamat kepada Kementerian Agama RI, diharapkan dengan momentum tersebut kita seluruh warga Kemenag RI mampu meneladani nilai-nilai pengabdian, disiplin, dan semangat kebersamaan, serta berperan aktif dalam menjaga dan merawat kerukunan di lingkungan madrasah maupun masyarakat.
Secara keseluruhan, upacara peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama RI di MTsN 7 Sleman berlangsung dengan khitmad, tertib, lancar, dan penuh makna sebagai momentum refleksi serta penguatan komitmen pengabdian bagi seluruh insan Kementerian Agama. (rdt)