Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 di MTs Negeri 7 Sleman resmi berakhir dengan sukses. Ujian yang digelar selama dua hari, yakni pada Senin dan Selasa, (06—07/04/2026), tersebut bertempat di ruang laboratorium komputer madrasah. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancer.
Sebelum pelaksanaan ujian, murid MTsN 7 Sleman dikumpulkan di masjid untuk melaksanakan sholat dhuha dan doa bersama. Adapun materi yang diujikan meliputi mata pelajaran inti yakni Matematika dan Bahasa Indonesia, serta ditutup dengan Survei Lingkungan Belajar untuk memotret kondisi pendidikan di satuan tersebut.
Pada pelaksanaan hari pertama, suasana ujian terpantau sangat tertib dan kondusif, murid tampak tertib dan antusias menghapi TKA. Memasuki hari kedua, Selasa(7/4/2026), kegiatan berakhir tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Untuk menjaga kelancaran dan efisiensi perangkat, panitia membagi pelaksanaan ujian ke dalam dua sesi setiap harinya. Pada kesempatan ini MTsN 7 Sleman kedatangan lima pengawas yaitu : Nanik Widiana Sari,S.Pd., Fatkhah Zami Rizki, S.Pd., Aisyah MY, S.Pd., Rohanny Apriliana, S.Pd. dari MTss Sunan Pandanaran, dan Anis Samchati, S.Pd. MTss Al-Barokah. Di bawah pengawas silang, para peserta tampak tenang dan fokus menyelesaikan setiap butir soal. Kesiapan teknis juga dikawal ketat oleh 3 proktor madrasah Munif Nurdiyanto, S.Pd., Bayu Hastomo Karyo, S.Pd. dan Gigih Sasmito Adi, S.Pd. selaku proktor dan Agus Arianto, S.Kom. sebagai teknisi yang sigap memantau stabilitas jaringan internet serta perangkat di laboratorium komputer selama ujian berlangsung.
Ketua Panitia Pelaksana, Estyn Ariestika, S.Pd.,M.Pd., memberikan pernyataan langsung terkait jalannya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa persiapan matang menjadi kunci utama. “Kolaborasi dan koordinasi tim yang solid memastikan seluruh perangkat komputer dan jaringan internet berfungsi optimal. Kami juga mengediakan mesin genset untuk menjaga apabila terjadi gangguan Listrik dari PLN. Kami bekerja keras agar murid kami dapat menyelesaikan ujian tanpa kendala teknis yang berarti, sehingga potensi akademik mereka benar-benar tergali maksimal,” ungkap Estyn.
Kepala Madrasah, Samsul Arifin,S.Ag., disela-sela kegiatan Pra Raker Kanwil Kemanag DIY melalui sambungen seluler juga turut memberikan apresiasi atas dedikasi seluruh panitia dan antusiasme para murid. Menurutnya, kesuksesan pelaksanaan TKA ini bukan sekadar tentang teknis, melainkan cerminan dari kesiapan seluruh elemen madrasah dalam mendukung agenda tersebut,” tutur Samsul Arifin dengan nada penuh kebanggaan.
Berakhirnya TKA 2026 ini diharapkan mampu memberikan gambaran objektif mengenai peta kemampuan akademik murid di MTs Negeri 7 Sleman. Dengan dukungan sarana yang memadai, madrasah optimis bahwa hasil yang dicapai para murid akan sangat memuaskan. (rdt)