Perkuat Kesiapan Murid Kelas IX Jelang TKAD 2026, MTsN 7 Sleman Selenggarakan Sholat Dhuha dan Doa Bersama

Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Seperti yang terlihat pada Rabu pagi sebelum pelaksanaan TKAD hari ke dua, seluruh murid kelas IX mengikuti kegiatan shalat dhuha dan doa bersama yang dilaksanakan di masjid Nurul Hidayah MTsN 7 Sleman. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan khidmat. Program shalat dhuha dan doa bersama bagi murid kelas IX MTsN 7 Sleman terus dilaksanakan secara rutin, terutama menjelang pelaksanaan ujian TKAD di hari kedua ini, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam mempersiapkan murid secara spiritual dan mental.
Shalat dhuha dan doa bersama dipimpin oleh Hadlirin, S.Ag., selaku koordinator keagamaan. Dengan didampingi oleh seluruh Waka, panitia TKAd, dan guru yang bertugas , para murid untuk memastikan murid-murid bisa mengikuti rangkaian ibadah dengan sungguh-sungguh dan penuh kesadaran.
Kepala Madrasah Samsul Arifin, S.Ag. menjelaskan terkait progam madrasah dalam mempersiapkan murid-murid untuk meraih nilai maksimal.”Ini merupakan salah satu program madrasah yang bertujuan untuk membentuk karakter religius serta meningkatkan ketenangan jiwa. Melalui doa dan dzikir, murid diajak untuk memulai hari dengan niat ibadah, sehingga mampu meningkatkan konsentrasi belajar dan membentengi diri dari pengaruh negatif”, jelas Samsul Arifin.
“Selain itu, kegiatan ini juga berperan penting dalam menjaga kesehatan mental dan emosional smurif. Doa dan dzikir memberikan rasa tenang, mengurangi stres, serta membantu murid dalam mengelola emosi, terutama menjelang ujian”, tambah Samsul Arifin.
Ditemui disela-sela kesibukannya Waka Kurikulum yang juga merupakan Ketua Panitia TKA-TKAD 2026 Estyn Ariestika, S.Pd.,M.Pd. menjelaskan terkait pentingnya memperkuat kesiapan dibidang spiritual.”Program ini merupakan bagian penting untuk memperkuat koneksi spiritual murid dengan Allah SWT, sehingga menumbuhkan keimanan dan ketakwaan yang menjadi bekal penting dalam kehidupan mereka, apalagi dalam momentum penting seperti ini”, ujar Estyn.
Dengan pelaksanaan yang konsisten dan didukung oleh semua aspek di lingkungan madrasah, program ini diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.(rdt)