Ujian Praktik Seni Budaya MTsN 7 Sleman, Murid Diajak Mengolah Sampah Menjadi Karya Seni

Warta Santun (MTsN 7 Sleman) - MTsN 7 Sleman melaksanakan ujian praktik Seni Budaya pada bidang Seni Rupa bagi murid kelas 9C yang mengusung tema “Mari Lindungi Alam Kita dengan berkarya Seni Lukis” pada Kamis (23/4/2026) sebagai bagian dari penilaian akhir mata pelajaran Seni Budaya. Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi sekaligus ruang ekspresi bagi murid dalam menampilkan kreativitas dan imajinasi melalui karya seni.
Dalam pelaksanaan ujian, para murid menampilkan beragam karya lukisan yang kreatif dan penuh makna. Dengan memanfaatkan media kanvas, papan triplek, kardus dengan memanfaatkan bahan-bahan daur ulang seperti kardus, plastic bekas snack, kertas korsn, dsb.,.
Guru Seni Rupa, Randat Pratikawa, S.Pd., menjelaskan bahwa ujian praktik ini tidak hanya menilai kemampuan teknis, tetapi juga aspek kreativitas dan kepedulian murid dalam menangkap gejala-gejala sosial. “Setelah murid-murid mempelajari materi terkait lukisan. Sekarang kita mulai untuk berkreasi dalam membuat karya seni lukis. Perlu kita ketahui dalam membuat karya lukisan tidak harus menggunakan bahan seperti pastel, cat air, cat minyak ataupun cat akrilik, karya lukisan dapat dibuat dari berbagai bahan yang ditemui sekitar kita seperti halnya membuat lukisan dari berbagai jenis sampah. Membuat lukisan dari sampah fokusnya adalah kreativitas, pemanfaatan limbah (seperti tutup botol, plastik, kertas bekas) menjadi karya visual bernilai seni, pesan lingkungan/sosial, dan pengembangan konsep, menggunakan teknik kolase atau mosaik, dengan penilaian pada konsep, proses, hasil akhir, dan laporan, sesuai dengan semangat kurikulum yang kita pakai saat ini yang mendorong eksplorasi dan kontekstualisasi isu dunia nyata seperti daur ulang dan keberlanjutan,” jelas Randat.
Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan kondusif, dengan antusiasme tinggi dari para murid. Mereka tampak serius namun tetap menikmati setiap proses dalam menghasilkan karya terbaik. Hasil lukisan yang ditampilkan menunjukkan potensi seni yang kuat dan layak untuk diapresiasi.
Kepala MTsN 7 Sleman, Samsul Arifin, S.Ag. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta dedikasi guru dalam berinovasi dalam mengembangkan potensi di bidang seni rupa khususnya. “Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menggali bakat dan minat murid. Kami berharap murid terus mengembangkan kreativitasnya dan menjadikan seni sebagai bagian dari penunjang prestasi mereka,” ungkap Samsul Arifin..
Melalui ujian praktik ini, MTsN 7 Sleman menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kreatif, inovatif, dan berkarakter. (rdt)