Dengan Penuh Keyakinan, Murid Kelas 9 MTsN 7 Sleman Ikuti Kegiatan PPTKA-TKAD Tahap 2
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Diawali dengan Sholat Dhuha berjamaah, MTsN 7 Sleman mengikuti kegiatan PPTKA-TKAD Tahap 2 jenjang SMP/MTs secara semi online yang diselenggarakan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Sleman. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis (12-15/01/2026), dan diikuti oleh seluruh murid kelas 9 dari berbagai smp/mts di Kabupaten Sleman, termasuk 148 murid MTsN 7 Sleman. Pelaksanaan kegiatan PPTKA-TKAD Tahap 2 di MTsN 7 Sleman pada hari pertama berjalan tertib dan lancar. Asesmen dilaksanakan di tiga ruang laboratorium komputer madrasah dengan dua sesi setiap harinya. Setiap sesi berlangsung sekitar 80 menit dengan pengawas dari guru yang ditugaskan. Mata pelajaran yang diujikan dalam kegiatan PPTKA-TKAD Tahap 2 meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA. Masing-masing materi asesmen terdiri atas 40 butir soal, dengan bentuk soal disusun bervariasi, mulai dari pilihan ganda sederhana, pilihan ganda kompleks model multiple choice multiple answers (MCMA), hingga pilihan ganda kompleks kategori, sehingga menuntut ketelitian dan pemahaman konsep dari para peserta. Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.A., ditemui disela-sela kesibukannya menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu aspek penting guna memantau kemampuan akademik murid secara objektif. “Kami mendukung penuh kegiatan PPTKA–TKAD karena dapat memberikan gambaran riil tentang capaian belajar murid kami. Hasil asesmen ini menjadi bahan evaluasi bagi madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di PPTKA–TKAD tahap berikutnya,” ungkap Samsul dengan penuh keyakinan. Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kurikulum Estyn Ariestika, S.Pd., M.Pd. menambahkan bahwa kegiatan ini juga melatih kesiapan murid menghadapi asesmen berbasis komputer. “Melalui kegiatan PPTKA–TKAD tahap 2, murid bisa mengerjakan dengan maksimal soal-soal yang diberikan. Kami sebelumnya bersama Tim Kurikulum telah merancang berbagai macam progam lejit prestasi guna memberikan kesiapan murid dalam menghadapi TKA,” terang Estyn. Kegiatan TKA sendiri merupakan asesmen standar nasional yang bertujuan untuk mengukur capaian akademik siswa pada beberapa mata pelajaran tertentu secara objektif. Hasil asesmen tidak digunakan sebagai dasar kelulusan, tetapi sebagai indikator seleksi ke jenjang pendidikan berikutnya, penjaminan mutu, serta penyetaraan antar jalur pendidikan. (rdt)
View MoreJelang Tes Kemampuan Akademik (TKA) , Guru BK MTsN 7 Sleman Berikan Motivasi Belajar Kepada Murid kelas 9 MTsN 7 Sleman
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Guru Bimbingan Konseling (BK) Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Sleman Tri Suryati, S.Pd., Selasa (06/01/2026) bertempat di aula madrasah, memberikan beberapa tips dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) kepada murid kelas 9. Terkait hal itu, Tri Suryati menjelaskan bahwa tujuan pemberian bimbingan tersebut agar peserta didik kelas 9 lebih mampu mempersiapkan dirinya dalam menghadapi TKA nanti yang rencanannya akan diselenggarakan sekitar bulan April nanti. Kegiatan ini juga dilakukan, untuk menberikan pencerahan kepada murid yang terlalu khawatir berlebihan menjelang ujian TKA. Ditemui seusai ketugasannya Tri Suryati menjelaskan terkait tujuan kegiatan tersebut.“Sejatinya, motivasi adalah suatu perkara yang dibutuhkan dalam diri seseorang. Motivasi belajar sama bermanfaatnya bagi murid yang memiliki progres belajar yang baik maupun murid yang kurang mampu mengimbangi materi yang diajarkan”, ucap Tri Suryati. Tambahnya lagi, di Era Milenial ini setidaknya ada 5 manfaat motivasi belajar bagi murid. Kelima manfaat yang dimaksud adalah sebagai berikut: 1. Menyadarkan kedudukan pada awal belajar, proses, dan hasil akhir 2. Menginformasikan tentang kekuatan usaha belajar yang dibandingkan dengan teman sebaya 3. Mengarahkan kegiatan belajar 4. Membesarkan semangat belajar 5. Menyadarkan tentang adanya perjalanan belajar dan kemudian bekerja. Pada kesempatan sama, Wakamad Bidang Kurikulum MTsN 7 Sleman, Estyn Ariestika, S.Pd., M.Pd. menjelaskan kegiatan yang juga merupakan progam lejit TKA ini, “Kami memogramkan kegiatan ini karena motivasi belajar bagi murid sendiri penting diketahui oleh guru maupun orang tua. Dengan memahami motivasi tiap murid, guru bisa membangkitkan, meningkatkan, dan memelihara semangat murid untuk belajar sampai berhasil”, jelas Estyn. “Kami mengumpulkan murid kelas 9 yang mulai memasuki masa pembelajaran disemester genap awal ini, untuk diberikan asupan motivasi jelang penyelenggarakan TKA. Selain itu progam lejit prestasi kelas 9,diantaranya adalah Achievement Motivation Training (AMT), pengajian POMG, dan memperbanyak latihan soal dan bimbingan belajar (Bimbel) agar lebih fokus pada persiapan TKA,” jelas Estyn. (rdt)
View MoreKepala MTsN 7 Sleman Berikan Pengarahan Sebelum Pelaksanaan PP TKA-TKAD Tahap 2
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) - Sebelum memasuki ruang laboraturium komputer masing-masing, Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag., memberikan pengarahan kepada seluruh murid kelas 9, Senin (12.01.2026). Pengarahan yang dilaksanakan di lapangan upacara barat tersebut bertujuan untuk memberikan semangat, motivasi, serta informasi penting terkait pelaksanaan PP TKA-TKAD Tahap 2. Dalam arahannya, Samsul Arifin menekankan pentingnya ketelitian dalam mengerjakan soal-soal ujian terutama soal-soal numerasi maupun literasi dengan durasi waktu 80 menit. "Murid-muridku sekalian, ini merupakan kesempatan untuk kalian mengukur sejauh mana kalian belajar. Bapak berharap kalian semua telah mempersiapkan diri dengan belajar sungguh-sungguh. Kerjakan soal dengan teliti dan penuh tanggung jawab, karena apabila nilai kalian baik maka kalian juga otomatis mengharumkan nama madrasah," ujar Samsul Arifin dengan penuh harap. Selain itu, Samsul Arifin juga mengingatkan kepada seluruh murid untuk senantiasa menjaga kesehatan dan kondisi fisik selama pelaksanaan PP TKA-TKAD tahap 2 agar dapat mengerjakan ujian dengan baik dan jangan juga menaati tata tertib pelaksanaan asesment. Kegiatan pengarahan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh murid kelas 9 terkusus sesi 1 beserta para guru panitia PP TKA-TKAD tahap 2. Diharapkan, pengarahan ini dapat memberikan dampak positif dan mempersiapkan mental murid dalam menghadapi soal-soal yang diberikan. Pelaksanaan PP TKA-TKAD tahap 2 ini dijadwalkan akan berlangsung selama 4 hari ke depan, mencakup seluruh mata pelajaran TKA. Pihak sekolah berharap pelaksanaan PP TKA-TKAD tahap 2 ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan hasil yang maksimal bagi seluruh murid sehingga hasilnya lebih meningkat dari pada PP TKA-TKAD tahap 1. (rdt)
View MoreBentuk Silaturahmi : MTsN 7 Sleman Tradisikan Budaya “Jagong Bayi”
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Momen kelahiran bayi adalah hal yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap orang tua. Kelahiran sang buah hati tentu menjadi kado terindah dari perjuangan seorang ibu yang telah mengandungnya selama sembilan bulan. Salah satu bentuk silaturrahmi yang sudah berjalan di MTsN 7 Sleman adalah kegiatan “Jagong Bayi”. “Jagong Bayi” artinya melihat atau menjenguk bayi/anak yang dilahirkan. Kali ini salah satu guru MTsN 8 Sleman yang baru saja melahirkan adalah Nuraini Jatiwi Putri, S.Pd., guru BK. Sebagai wujud rasa syukurnya atas kelahiran putri pertamanya tersebut, beliau mengundang seluruh guru dan pegawai ke rumahnya di Josari RT.01/RW.05, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, D.I. Yogyakarta, Jum’at (02/01/2026). Kepala Madrasah, Samsul Arifin, S.Ag. mengucapkan selamat kepada Ibu Jati sekeluarga atas kelahiran putra keduanya yang diberi nama Sanggafi Albara Putra. “Saya mewakili keluarga besar MTsN 7 Sleman juga ikut berbahagia dengan tambahnya keluarga baru,”ujarnya. Beliau juga mendoakan, “Semoga putranya Bu Jati menjadi anak yang sholih, berbakti kepada orang tua, berguna bagi agama, bangsa, dan negara.”ungkap Samsul Arifin. Samsul Arifin, S.Ag. menjelaskan bahwa kegiatan jagong bayi tersebut memang sudah menjadi tradisi dari madrasah yang hingga kini masih terus dilakukan warga MTsN 7 Sleman. “Para guru dan pegawai kami ajak untuk menjenguk kelahiran bayi dari salah satu guru dan merasakan kegembiraan sebuah keluarga yang memiliki anggota baru di dalam rumahnya,” tambah Samsul Arifin. Kegiatan jagong bayi dilakukan dengan penuh keceriaan dan kehangatan. Ibu-ibu berbincang-bincang terkait pengalaman mereka ketika melahirkan. Mereka juga memberikan tips dan trik yang bermanfaat kepada ibu yang akan menambah momongan atau yang akan menikah. Perbincangan ini semakin seru, lucu, dan menarik. Di akhir acara, Gading Setia Budi selaku Suami Bu Jati mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak ibu guru pegawai dan terima kasih juga atas doa yang diberikan kepada putranya. Tidak lupa juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam menyediakan tempat, hidangan, dan lain-lainnya kurang berkenan di hati bapak ibu guru pegawai semua. “Semoga bapak ibu guru pegawai selamat sampai di rumah masing-masing,” ujar Gading. (rdt)
View MoreGuna Menyelaraskan Program Pembelajaran Melalui POMG, MTsN 7 Sleman Selenggarakan Pengajian
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Pertemuan Orang tua Murid dan Guru atau disingkat POMG memiliki tujuan untuk mempererat hubungan tali silaturahmi antar guru dan orang tua murid. Seiring berjalannya waktu, fungsi POMG semakin berkembang. POMG turut membantu peningkatan kualitas dan mutu pendidikan anak-anak di sebuah madrasah. Keberhasilan program pembelajaran di sekolah tidak hanya berasal dari peran guru dan karyawan yang ada di sekolah, namun juga perlu dukungan orang tua yang ada di rumah. Dalam rangka menyelaraskan progam pembelajaran, MTsN 7 Sleman mengadakan kegiatan POMG dengan bentuk pengajian, Minggu, (4/1/2026). Pada tausiyah kali ini disampaikan langsung oleh Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag. yang menyampikan terkait 7 kunci sukses TKA. “Saya disini akan menyampaikan 7 kiat sukses TKA yang bisa menjadi pengangan bapak ibu semua yang diantaranya adalah percaya kepada anak, jangan menekan melainkan cukup dengan mengarahkan, dukung kemampuan anak, ajak anak untuk membuat rencana belajar, jaga kesehatan, jangan membanding-bandingkan anak, dan yang paling penting adalah ikhtiar dengan beribadah”, jelas Samsul Arifin. Selain pengajian, pada pertemuan tersebut disampaikan program-program dari kurikulum yang disampaikan oleh wakil kepala bidang Kurikulum Estyn Ariestika, S.Pd., M.Pd. Pada kesempatan kali ini Estyn menyampaikan terkait Progam Lejit Prestasi, perubahan jadwal TKA yang nantinya bisa dikawal bersama orang tua murid. Diakhir sesi Estyn bersama Tri Suryati, S.Pd. Selaku guru BK membagikan hasil tes peminatan yang sudah diselenggarakan beberapa waktu lalu yang diselenggarakan oleh Lembaga Psikologi Bina Asih. Ditemui seusai kegiatan POMG Samsul Arifin, S.Ag. Menjelaskan terkait pentingnya kegiatan pengajian POMG ini. POMG memiliki peran sebagai wadah komunikasi dan penyelarasan visi madrasah dan orang tua dalam melaksanakan program madrasah yang sudah disusun. “Ada peran-peran orang tua yang bisa dijalankan dalam POMG ini yaitu sebagai fasilitator. Orang tua menggunakan segala kemampuannya sebagai penyedia fasilitas untuk mendukung kebutuhan sekolah. Orang tua turut menggali keterangan lebih lanjut dan membuat program untuk melayani kebutuhan tersebut. Berikutnya adalah sebagai Katalisator. Katalisator artinya sesuatu yang menyebabkan terjadinya perubahan atau menimbulkan kejadian baru. Peran POMG sebagai katalisator yaitu membuktikan pentingnya kehadiran orang tua di sekolah. Selanjutnya peran terakhir orang tua adalah sebagai komunikator dan inspirator. Sebaik-baik pendidikan adalah dengan melalui contoh atau keteladanan, orang tua mampu menjadi teladan yang baik bagi anak-anaknya dengan memberi contoh hal-hal baik di lingkungan keluarga sehingga tercipta karakter kepribadian anak yang salih dan salihah”, jelas Samsul Arifin. (rdt)
View MoreDalam Upacara HAB Kemenag ke-80, Kepala MTsN 7 Sleman bersama 2 ASN Terima Satyalancana Karya Satya
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Dalam Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Kepala MTsN 7 Sleman bersama 1 guru dan 1 pegawai menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya (SLKS) atas pengabdian. Tanda kehormatan tersebut diserahkan langsung oleh Sangaji selaku Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman pada Sabtu pagi (03/01/2026) bertempat di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Dua ASN yang membersamai bapak Kamad yang mendapatkan tanda kehormatan tersebut yakni Siti Aminah, M.Pd.I. dan Titik Feriani Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag. menerima Satya Lencana Pengabdian 10 Tahun atas dedikasinya yang luar biasa dalam memajukan pendidikan Islam di madrasah tersebut. Sementara itu, Siti Aminah selaku pengampu mata Pelajaran Fiqih, dianugerahi Satya Lencana Pengabdian 20 Tahun dan untuk Titik Feriani selaku pegawai Tata Usaha dianugrahi Satya Lencana 10 Tahun. Selaku salah satu penerima satya lencana Samsul Arifin, S.Ag. yang merupakan Kepala MTsN 7 Sleman, menyampaikan ucapan terima kasih. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman atas penghargaan Setya Lencana. Semoga kami bisa terus memberikan berkontribusi terbaik dalam meningkatkan mutu Pendidikan madrasah yang lebih baik di Kabupaten Sleman,” ujar Samsul Arifin. Samsul Arifin juga menyampaikan selamat kepada rekan seperjuangannya. “Selamat kepada dua ASN MTsN 7 Sleman Ibu Aminah dan Ibu Titik yang menerima penghargaan Satyalancana diharapkan bisa menjadi inspirasi dan teladan bagi seluruh guru dan pegawai untuk dapat terus berprestasi serta mengabdi dengan sepenuh hati. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi negara atas dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan selama bertahun-tahun. Semoga capaian ini semakin memotivasi seluruh warga madrasah untuk meningkatkan profesionalisme dan kinerja dalam menjalankan tugas.”ungkap Samsul Arifin. Pegawai yang berhak menerima Satyalancana Karya Satya adalah Pegawai Negeri Sipil yang telah mengabdi secara terus-menerus selama 10, 20, atau 30 tahun (atau lebih), menunjukkan kesetiaan, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan sehingga patut menjadi teladan, dan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin berat atau sedang. Penghargaan ini bertujuan mendorong peningkatan pengabdian dan prestasi kerja. (rdt)
View MoreUpacara HAB ke-80 Kemenag Berlangsung Khidmat di Lapangan Basket MTsN 7 Sleman
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Diakhir masa libur semester gasal bertempat di lapangan basket, MTs Negeri 7 Sleman selenggarakan Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia pada Sabtu (03/01/2026). Upacara yang berlangsung khidmat tersebut selain diikuti oleh seluruh civitas akademika MTs Negeri 7 Sleman juga diikuti oleh pegawai KUA Pakem dan KUA Turi. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Tata Usaha MTs Negeri 7 Sleman, Aris Pambudi, S.E.,M.SI., sementara petugas upacara pada momentum bersejarah ini dipercayakan kepada pengurus OSIM MTs Negeri 7 Sleman. Jalannya upacara berlangsung tertib dan penuh penghayatan, mencerminkan semangat disiplin, tanggung jawab, serta kebersamaan seluruh warga madrasah. Dalam amanatnya, Aris Pambudi membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa kerukunan umat beragama tidak cukup dimaknai sebagai ketiadaan konflik, melainkan sebagai energi kebangsaan yang produktif, di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk membangun bangsa. Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Agama juga menegaskan kehadiran Kementerian Agama sebagai penjaga nalar keagamaan dalam bingkai kebangsaan. Peran ini semakin luas dan strategis, mencakup peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, perawatan kerukunan umat beragama, pemberdayaan ekonomi umat, serta pemanfaatan transformasi digital dalam layanan keagamaan sebagai bagian dari penguatan peradaban bangsa. Dalam sambutan tersebut, turut disoroti tantangan zaman yang kian kompleks, khususnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan dinamika era VUCA. Tantangan ini menuntut ASN Kementerian Agama untuk tidak hanya cakap secara teknologis, tetapi juga adaptif, inovatif, dan berintegritas dalam menjalankan tugas pengabdian. Adaptasi terhadap kemajuan teknologi harus tetap berpijak pada nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan agar transformasi digital tidak kehilangan arah moralnya. Oleh karena itu, pemanfaatan AI diharapkan menjadi sarana pemersatu dan penguat kerukunan umat beragama, bukan pemicu disinformasi dan perpecahan. Mengakhiri pembacaan sambutan Menteri Agama, Aris Pambudi mengucapkan selamat kepada Kementerian Agama RI, diharapkan dengan momentum tersebut kita seluruh warga Kemenag RI mampu meneladani nilai-nilai pengabdian, disiplin, dan semangat kebersamaan, serta berperan aktif dalam menjaga dan merawat kerukunan di lingkungan madrasah maupun masyarakat. Secara keseluruhan, upacara peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama RI di MTsN 7 Sleman berlangsung dengan khitmad, tertib, lancar, dan penuh makna sebagai momentum refleksi serta penguatan komitmen pengabdian bagi seluruh insan Kementerian Agama. (rdt)
View MoreMTsN 7 Sleman Melaksanakan Kegiatan Khataman Qur’an Memperingati HAB Kemenag ke-80
06 February 2026
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80, MTsN 7 Sleman melaksanakan kegiatan Khotmil Qur’an dan Doa Bersama pada Jum’at, (02/01/2026). Kegiatan ini diselenggarakan secara serentak dan berlangsung khidmat di Ruang Guru. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas surat edaran dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Sleman, yang menginstruksikan seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama untuk menyelenggarakan kegiatan Khataman Qur’an sebagai bentuk rasa syukur dan refleksi pengabdian menjelang peringatan HAB Kemenag ke-80. Kepala MTsN 7 Sleman dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian HAB Kemenag ke-80, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan MTSN 7 Sleman. “Melalui kegiatan khataman Qur’an ini, diharapkan seluruh aktivitas dan pengabdian di lingkungan Kementerian Agama, khususnya MTsN 7 Sleman, senantiasa mendapatkan ridho Allah SWT dan membawa manfaat bagi umat,” ujar Samsul Arifin. Kegiatan Khataman Qur’an ini dilaksanakan serentan yang merupakan bagian dari agenda nasional Kementerian Agama Republik Indonesia yang bertujuan sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat integritas, meningkatkan etos kerja, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam pelaksanaan tugas kedinasan sehari-hari. Seluruh tenaga pendidik dan kependidikan MTsN 7 Sleman mengikuti kegiatan ini dengan penuh kekhusyukan. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an secara bersama-sama hingga khatam yang dipimpin oleh Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag. di ruang guru. Melalui kegiatan ini, MTsN 7 Sleman berharap semangat Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-80 ini dapat menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat komitmen pengabdian, serta mewujudkan insan Kementerian Agama yang profesional, berintegritas, dan berakhlak mulia. (rdt)
View MoreMTsN 7 Sleman bersama Kemenag Sleman Gelar Monitoring dan Pemaparan Pekerjaan Rangka Atap
18 September 2025
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) - Bertempat di ruang Aula, Perwakilan MTsN 7 Sleman bersama Kemenag Sleman melakukan Monitoring sekaligus menghadiri Pemaparan Pekerjaan Rangka Atap di MTsN 7 Sleman pada Senin (15/9/2025. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan kualitas pembangunan sarana prasarana pendidikan melalui kegiatan monitoring proyek yang didanai SBSN tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Sleman, H. Nadhif, S. Ag., M. S.I., PPK SBSN MTsN 7 Muh. Wazid, Kepala MTsN 7 Sleman, Kepala TU, pengelola sarpras, konsultan perencana, konsultan pengawas. dan penyedia. Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Sleman memberikan apresiasi atas capaian progres pembangunan yang signifikan dalam kurun waktu satu bulan terakhir. “Kami berharap capaian ini dapat terus dipertahankan sehingga memungkinkan seluruh pekerjaan terselesaikan bahkan kurang dari tiga bulan. Kecepatan pembangunan harus diiringi dengan kualitas pekerjaan agar sarana prasarana ini benar-benar dapat mendukung proses belajar mengajar di madrasah,” ungkapnya. Selain pemaparan progres, kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi antara pihak madrasah, pelaksana teknis, dan stakeholder terkait. Mitra penyedia turut mempresentasikan jenis material rangka atap yang akan digunakan pada tahap pekerjaan berikutnya. Monitoring lapangan ini diharapkan dapat meminimalisir kendala teknis, meningkatkan kualitas hasil pembangunan, dan memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Dengan sinergi semua pihak, diharapkan pembangunan sarana prasarana MTsN 7 Sleman dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat optimal bagi warga madrasah. (Humas Kemenag Sleman)
View MoreMurid MTsN 7 Sleman Sambut Positif Makan Bergizi Gratis (MBG) Hari Pertama
18 September 2025
Warta Santun (MTsN 7 Sleman) -Hari pertama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MTsN 7 Sleman berlangsung lancar pada Senin (15/9/2025 dan disambut dengan suka cita. Program ini dirancang dengan tujuan untuk mencukupi gizi murid seluruh Indonesia. Selain itu dalam jangka panjang, program ini untuk meciptakan generasi emas tahun 2045. Randat Pratikawa, S.Pd. Selaku koordinator MBG MTsN 7 Sleman mengungkapkan pendistribusian MBG hari pertama berjalan dengan lancar.“Didampingi wali kelas terpantau semua murid dari kelas VII, VIII, dan IX sangat antusias dalam menerima progam ini. Terbukti seluruh murid menikmati makan dengan lahabnya,” ungkap Randat. Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag. menyambut dengan baik progam pemerintah ini.“Alhamdulillah, kita bisa memulai Program Makan Bergizi Gratis di MTsN 7 Sleman. Semoga dengan progam MBG ini, generasi bangsa semakin sehat, kuat, dan lebih fokus dalam menuntut ilmu,” ungkap Samsul Arifin. Munif Nurdiyanto, S.Pd. salah satu guru PENJASORKES MTsN 7 Sleman yang juga merupakan Koordinator UKS, yang menekankan pentingnya gizi seimbang bagi perkembangan murid.“Kami para guru mendukung penuh program MBG ini. Murid yang sehat dengan asupan gizi baik tentu lebih mudah fokus saat pembelajaran. Semoga program ini menjadi penyemangat bagi kalian semua untuk terus belajar dengan giat. Suasana kebersamaan sangat terasa, mencerminkan kekompakan warga madrasah dalam menyukseskan program MBG tersebut,” ujar Munif. Ahmad Firdaus salah seorang Murid Kelas 9D MTsN 7 Sleman turut menyampaikan rasa syukurnya.“Kami sangat senang sekali dengan adanya MBG. Sudah kami nanti-nanti dari ketika progam ini mulai digulirkan oleh pemerintah.Semoga program ini terus berjalan dan tidak ada masalah,” ujar Firdaus penuh antusias. (rdt)
View More