MTsN 7 Sleman Bersama SMK Kesehatan Binatama Edukasi Murid Tentang Pentingnya PHBS

06 February 2026

Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Dalam kegiatan pembinaan keputrian MTsN 7 Sleman kali ini murid-murid putri mendapatkan pengetahuan terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PBHS), Jum’at (23/01/2026). Sosialisasi PHBS ini disampaikan oleh Murid-murid SMK Kesehatan Binatama yang tergabung dalam Duta Kesehatan dengan tujuan sebagai upaya dalam meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan perilaku hidup bersih di lingkungan madrasah. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen MTsN 7 Sleman guna menciptakan madrasah sehat. Komitmen ini didukung dengan hadirnya duta Kesehatan dari SMK Kesehatan Binatama yang akan melaksanakan praktik di UKS madrasah selama 4 bulan kedepan. Koordinator UKS Siti Romlah, S.Ag. menjelaskan terkait salah satu progam dari UKS MTsN 7 Sleman yaitu PHBS.”Progam ini disusun dan dilaksanakan dalam rangka penyebarluasan informasi dan peningkatan pengetahuan tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di madrasah kita, serta upaya untuk memberdayakan murid, guru, dan pegawai lingkungan madrasah agar tahu, mau dan mampu mempraktikan PHBS, dan berperan aktif dalam mewujudkan madrasah sehat”, jelas Siti Romlah. Di hadapan murid, Keysa salah satu Duta Kesehatan yang juka merupakan alumni MTsN 7 Sleman tahun 2025 melalui media Power Point yang menarik menjelaskan terkait indicator dari PHBS yang bisa dilaksanakan oleh murid-murid.”Adapun Indikator PHBS di Sekolah yang bisa dilakukan di lingkungan madrasah meliputi : • Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan memakai sabun. • Mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah. • Menggunakan jamban yang bersih dan sehat. • Berolahraga yang teratur dan terukur. • Memberantas jentik nyamuk di madrasah. • Tidak merokok di madrasah. • Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap bulan. • Membuang sampah pada tempatnya. Kalau kalian masing-masing bisa melaksanakan PHBS ini, bukan tidak mungkin madrasah tercinta ini menjadi madrasah yang sehat nyaman”, ujar Keysa dengan penuh semangat. Selain memberikan edukasi terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), duta Kesehatan ini juga memberikan tablet tambah dari bagi murid-murid putri sekaligus berkenalan dengan murid-murid. (rdt)

View More

Terima Duta Kesehatan dari SMK Kesehatan Binatama, Wujud Dukungan MTsN 7 Sleman Terhadap Dunia Kesehatan

06 February 2026

Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Jum’at Pagi MTsN 7 Sleman menerima penerjunan duta kesehatan dari SMK Kesehatan Binatama Yogyakarta sebanyak 6 murid yang bertempat di ruang Kepala Madrasah, Jum’at (23/01/2026). Penyerahan duta kesehatan ini dihadiri oleh guru dari SMK Binatama Apriana dan diterima langsung oleh Samsul Arifin, S.Ag. selaku Kepala MTsN 7 Sleman didampingi Waka Humas dan Koordinator UKS. Kegiatan duta kesehatan SMK Kesehatan Binatama merupakan kegiatan rutin tiap tahunnya yang dilakukan untuk membantu operasional kegiatan UKS MTsN 7 Sleman. Untuk kegiatan tahun ini akan berlangsung selama 4 bulan kedepan setiap hari Jum’at. Adapun duta kesehatan yang akan dituhaskan di UKS MTsN 7 Sleman yaitu Vanessa H.K., Keysa Alika H., Dwi Safa R.A., Nazwa Salsabila, Safa Nuralia B., dan Aditya Putra P. Dalam arahannya, Samsul Arifin menyampaikan bahwa siap menerima duta kesehatan yang merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang dilakukan oleh madrasah kami ini.”Prinsip kami sangat terbuka dalam membangun Kerjasama dengan instasi manapun terutama dalam Upaya peningkatan Pendidikan.Oleh karena itu, kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini, tentunya madrasah kami tentu sangat terbantu sekali dengan hadirnya duta-duta kesehatan dari SMK Binatama. Murid kami pasti juga dapat belajar banyak dari kakak-kakak Duta kesehatan, semoga semua agenda yang sudah direncakan dapat berjalan dengan lancar serta bermanfaat bagi madrasah maupun untuk duta kesehatan dari SMK Kesehatan Binatama, semoga murid dapat menimba ilmu dan memperoleh pengalaman yang berguna dan kerjasama ini berlangsung dengan baik.”, ujar Samsul Arifin. Randat Pratikawa, S.Pd. selaku Waka Humas juga berharap duta-duta kesehatan SMK Kesehatan Binatama juga ikut menaati peraturan yang sudah menjadi kesepatakan di MTsN 7 Sleman seperti ikut menjaga kebersihan dan kedisiplinan di lingkungan madrasah termasuk dalam mengikuti kegiatan ibadah. Apriana selaku guru pendamping duta kesehatan dari SMK Kesehatan Binatama menjelaskan terkait progam yang mereka laksanakan.”Untuk duta Kesehatan kali ini kami membawa 6 murid dari Jurusan Farmasi. Program duta kesehatan adalah salah satu progam penting dalam pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Bina Tama, terutama bagi murid di kelas X. Melalui program ini, murid mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di kelas ke dalam situasi kerja nyata di fasilitas kesehatan seperti di UKS MTsN 7 Sleman. Selain itu, kegiatan Duta Kesehatan juga menjadi jembatan untuk mengenal lebih jauh dunia kerja dan membangun keterampilan profesional terlebih dalam pelayanan kesehatan”, jelas Apriana. Apriana juga menambahkan bahwa banyak lulusan dari SMK Kesehatan Binatama yang bekerja di Jepang sebagai tenaga Kesehatan pada Rumah Sakit dan perawat lansia. Oleh sebab itu, beberapa tahun ini kami membuka kelas khusus untuk kesempatan magang Jepang dengan memberikan materi tambahan terkait Bahasa Jepang dan keperawatan Panti Wreda. (rdt)

View More

MTsN 7 Sleman Laksanakan Rapat Pembagian Tugas Guru Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026

06 February 2026

Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Dalam rangka mempersiapkan kegiatan pembelajaran semester genap tahun ajaran 2025/2026, MTs Negeri 7 Sleman mengadakan rapat pembagian tugas guru dan tenaga kependidikan, yang dilaksanakan pada hari Senin (19/01/2026) bertempat di ruang aula madrasah. Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 7 Sleman, Samsul Arifin, S.Ag., serta dihadiri oleh seluruh dewan guru dan staf tata usaha. Kegiatan ini merupakan agenda rutin madrasah menjelang dimulainya semester baru, guna menyiapkan struktur organisasi internal yang solid dan efisien. Dalam sambutannya, Kepala Madrasah mengucapkan terimakasih kepada Tim Kurikulum yang dipimpin oleh waka kurikulum Ibu Estyn Ariestika, S.Pd., M.Pd. yang bekerja keras demi terbitnya SK Pembagian tugas. “Saya pribadi selaku Kepala Madrasah mengucapkan banyak terimakasih kepada tim kurikulum atas kerja keras dan kerja tuntasnya yang berhasil menerbitkan SK Pembagian tugas walau sempat tertunda karena terbitnya KMA 1503 sehingga harus mempelajari kembali”, ungkap Samsul Arifin. Samsul Arifin pada kesempatan tersebut juga memaparkan progam kerja Kepala Madrasah di tahun 2026 ini.”Pada kesempatan ini saya juga akan memaparkan progam kepala madrasah untuk tahun 2026 : 1. Sukses TKA (target utama), 2. Roket Air, 3. Pramuka Juara, 4. Literasi Qur’an, 5. Perbaikan Sarana dan Prasarana dan pembelajaran berbasis IT. Dengan adanya progam tersebut, harapannya adanya sinergitas antara guru dan pegawai untuk memajukan madrasah kita tercinta ini menjadi lebih dikenal”, ujar Samsul Arifin dengan penuh harap. Waka Kurikulum Estyn Ariestika, S.Pd., M.Pd. bertugas memaparkan apa yang sudah ada dalam SK Pembagian Tugas Semester Genap T.A 2025/2026, yang selanjutnya dipelajari oleh setiap guru sesuai dengan ketugasannya.”Setelah bapak ibu semua membaca dan mempelajari apa yang sudah ada dalam SK silahkan bisa saling berkontribusi sesuai ketugasan masing-masing, dan mohon untuk bisa saling bekerja sama bahu membahu dalam melejitkan prestasi murid-murid kita”, harap Estyn. Disela-sela kegiatan ini, juga diselenggarakan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag. dalam rangka rasa syukurnya atas melejitnya nilai PKKM ditahun 2025 yang lalu. Sebagai wujud kesuksesan dalam memimpin dan mengawal progam madrasah di tahun 2025. Rapat berlangsung dalam suasana musyawarah, demokratis, dan penuh rasa tanggung jawab. Para guru juga diberikan kesempatan menyampaikan usulan maupun pertimbangan terkait tugas yang akan diemban. Dengan terlaksananya rapat ini, MTsN 7 Sleman siap mengawali semester genap T.A 2025/2026 dengan semangat baru, serta komitmen bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan layanan kepada murid. (rdt)

View More

Pengajian Isra Mikraj di MTsN 7 Sleman : Meningkatkan Kualitas Ibadah, membentuk Pribadi Disiplin dan Istiqomah

06 February 2026

Warta Santun (MTsN 7 Sleman) — Dalam rangka menyambut Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, MTsN 7 Sleman menggelar pengajian bertema “Meningkatkan Kualitas Ibadah, membentuk Pribadi Disiplin dan Istiqomah”, Kamis (15/01/2026). Kegiatan ini diikuti seluruh civitas akademika MTsN 7 Sleman dan dilaksanakan di Masjid Nurul Hidayah mulai pukul 11.00 hingga 13.00 WIB. Sebelum acara dimulai acara dibuka dengan sholawat yang dibawakan oleh Hadroh MTsN 7 Sleman. Pengajian menghadirkan Kepala KUA Pakem, K.H. Moh. Halimi, S.Pd.I., M.Si. Acara tersebut dipandu oleh pembawa acara yang cukup interaktif dan energik dari murid kelas 8C yaitu Arwa dan Galuh. Kegiatan diawali dengan pembacaan tilawatil Qur’an oleh Renza Aprianisa Khasanah (7C) dan sari tilawah oleh Haura Ajwa Tsabita (7C). Kepala Tata Usaha MTsN 7 Sleman, Aris Pambudi, S.E., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj memiliki kedudukan istimewa karena menjadi momentum diturunkannya perintah salat secara langsung dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW tanpa perantara malaikat. Aris Pambudi berharap murid-murid bisa menyimak dengan baik dan mencatat hal-hal penting yang disampaikan oleh penceramah. Dalam tausiyahnya, K.H. Moh. Halimi, S.Pd.I., M.Si..  menguraikan perjalanan Isra Mi’raj bersama hikmahnya dengan berbagai ilustrasi yang kontekstual dengan kehidupan modern. Ia menekankan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa gaib yang wajib diimani oleh setiap muslim. Ia juga mengisahkan terkait Siti Masitoh yang tempatnya tercium harum semerbak bahkan tercium Rasululloh SWT saat melakukan Isra Miraj bersama Malaikat Jibril alaihi salam. Keteguhan iman mengantarkan Siti Masyitoh dan keluarganya mati syahid demi mempertahankan keyakinannya kepada Allah SWT.  Lebih lanjut, Ustaz Charis menyampaikan sejumlah hikmah utama dari peristiwa Isra Mi’raj, di antaranya menunjukkan kekuasaan Allah SWT yang tidak terbatas, adanya keterkaitan antara Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa, penguatan hujjah kenabian Muhammad SAW, serta ditetapkannya kewajiban salat lima waktu. Menurutnya, salat yang benar dan berkualitas akan menjadi benteng moral yang kokoh. Ia mengingatkan bahwa salat yang dilakukan dengan lalai tidak akan memberikan dampak positif dalam kehidupan. “Salat yang sempurna adalah salat yang memenuhi rukun dan syarat sah, dilakukan tepat waktu, serta dilaksanakan dengan khusyuk. Salat yang khusyuk mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar, sebagaimana firman Allah, ‘Sesungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar’,” tegas K.H. Halimi. Disela-sela pengajian Ia juga mengajak jama’ah untuk bersama-sama melantunkan Sholawat atas Nabi dengan diiringi Hadroh Nurul Hidayah sehingga menambah suasana lebih meriah. Pengajian Isra Mi’raj ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran seluruh peserta didik dan civitas MTsN 7 Sleman untuk terus memperbaiki kualitas salat sebagai fondasi pembentukan karakter dan moral di tengah tantangan zaman. (rdt) 

View More

Pembina Upacara Tekankan Pentingnya Menanamkan Sikap Sopan Santun di lingkungan MTsN 7 Sleman

06 February 2026

Warta Sanrun (MTsN 7 Sleman) – Halaman MTsN 7 Sleman pagi itu tampak tertib dan khidmat. Seluruh murid berbaris rapi dengan mengenakan jas alamamater hijau toska mengikuti kegiatan upacara bendera, Senin (19/01/2026) . Upacara diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, dan siswa dari kelas 7 sampai 8 dengan penuh semangat kebangsaan. Pada upacara kali ini bertugas sebagai petugas upacara adalah kelas 8E. Bertindak sebagai pembina upacara saat ini adalah Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag. Dalam amanatnya, pembina upacara menekankan pentingnya menanamkan sikap sopan santun di lingkungan madrasah terutama dalam bertutur kata. Sopan santun adalah sikap atau berbicara dengan lemah lembut terhadap orang lain , menghormati orang lain, dan menjaga sikap akan lebih dihargai dan disukai oleh lingkungan sekitar,” ujar Samsul Arifin di hadapan seluruh peserta upacara. Dalam amanatnya, Kamad menerapkan beberapa poin mengajak para murid untuk menanamkan sikap sopan santun melalui kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, dengan : jangan pernah mengucapkan kata-kata umpatan. Ketika kita bercengkrama dengan teman maka gunakan kata-kata yang positif. Karena Ketika ada tamu dari luar dan melihat murid MTsN 7 Sleman berkata kotor maka akan mencoreng nama baik madrasah. “Sopan santun harus menjadi bagian dari kepribadian murid, dan seluruh contoh diatas merupakan cerminan akhlak yang diajarkan oleh Rasulullah SAW,” tegas Samsul Arifin. Sopan santun merupakan bagian dari akhlak mulia yang menjadi ciri utama pelajar madrasah. Nilai ini harus diajarkan dan dibiasakan supaya menjadi perilaku yang positif. Kegiatan upacara tersebut menjadi sarana pembinaan karakter bagi para siswa. Melalui momentum ini, guru dan pembina berupaya menanamkan nilai-nilai budi pekerti, disiplin, serta rasa hormat terhadap guru dan sesama teman. Disesi akhir upacara, MTsN 7 Sleman memberikan apresiasi kepada 16 murid yang lolos sebagai Pramuka Garuda, dan pemberian hadiah lomba Classmeeting yang diselenggarakan di akhir semester yang lalu. (rdt)

View More

Dengan Penuh Keyakinan, Murid Kelas 9 MTsN 7 Sleman Ikuti Kegiatan PPTKA-TKAD Tahap 2

06 February 2026

Warta Santun  (MTsN 7 Sleman) – Diawali dengan Sholat Dhuha berjamaah, MTsN 7 Sleman mengikuti kegiatan PPTKA-TKAD Tahap 2 jenjang SMP/MTs secara semi online yang diselenggarakan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Sleman. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis (12-15/01/2026), dan diikuti oleh seluruh murid kelas 9 dari berbagai smp/mts di Kabupaten Sleman, termasuk 148 murid MTsN 7 Sleman. Pelaksanaan kegiatan PPTKA-TKAD Tahap 2 di MTsN 7 Sleman pada hari pertama berjalan tertib dan lancar. Asesmen dilaksanakan di tiga ruang laboratorium komputer madrasah dengan dua sesi setiap harinya. Setiap sesi berlangsung sekitar 80 menit dengan pengawas dari guru yang ditugaskan. Mata pelajaran yang diujikan dalam kegiatan PPTKA-TKAD Tahap 2 meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA. Masing-masing materi asesmen terdiri atas 40 butir soal, dengan bentuk soal disusun bervariasi, mulai dari pilihan ganda sederhana, pilihan ganda kompleks model multiple choice multiple answers (MCMA), hingga pilihan ganda kompleks kategori, sehingga menuntut ketelitian dan pemahaman konsep dari para peserta. Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.A., ditemui disela-sela kesibukannya menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu aspek penting guna memantau kemampuan akademik murid secara objektif. “Kami mendukung penuh kegiatan PPTKA–TKAD karena dapat memberikan gambaran riil tentang capaian belajar murid kami. Hasil asesmen ini menjadi bahan evaluasi bagi madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di PPTKA–TKAD tahap berikutnya,” ungkap Samsul dengan penuh keyakinan. Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kurikulum Estyn Ariestika, S.Pd., M.Pd. menambahkan bahwa kegiatan ini juga melatih kesiapan murid menghadapi asesmen berbasis komputer. “Melalui kegiatan PPTKA–TKAD tahap 2, murid bisa mengerjakan dengan maksimal soal-soal yang diberikan. Kami sebelumnya bersama Tim Kurikulum telah merancang berbagai macam progam lejit prestasi guna memberikan kesiapan murid dalam menghadapi TKA,” terang Estyn. Kegiatan TKA sendiri merupakan asesmen standar nasional yang bertujuan untuk mengukur capaian akademik siswa pada beberapa mata pelajaran tertentu secara objektif. Hasil asesmen tidak digunakan sebagai dasar kelulusan, tetapi sebagai indikator seleksi ke jenjang pendidikan berikutnya, penjaminan mutu, serta penyetaraan antar jalur pendidikan. (rdt)  

View More

Jelang Tes Kemampuan Akademik (TKA) , Guru BK MTsN 7 Sleman Berikan Motivasi Belajar Kepada Murid kelas 9 MTsN 7 Sleman

06 February 2026

Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Guru Bimbingan Konseling (BK) Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Sleman Tri Suryati, S.Pd., Selasa (06/01/2026) bertempat di aula madrasah, memberikan beberapa tips dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) kepada murid kelas 9. Terkait hal itu, Tri Suryati menjelaskan bahwa tujuan pemberian bimbingan tersebut agar peserta didik kelas 9 lebih mampu mempersiapkan dirinya dalam menghadapi TKA nanti yang rencanannya akan diselenggarakan sekitar bulan April nanti. Kegiatan ini juga dilakukan, untuk menberikan pencerahan kepada murid yang terlalu khawatir berlebihan menjelang ujian TKA. Ditemui seusai ketugasannya Tri Suryati menjelaskan terkait tujuan kegiatan tersebut.“Sejatinya, motivasi adalah suatu perkara yang dibutuhkan dalam diri seseorang. Motivasi belajar sama bermanfaatnya bagi murid yang memiliki progres belajar yang baik maupun murid yang kurang mampu mengimbangi materi yang diajarkan”, ucap Tri Suryati. Tambahnya lagi, di Era Milenial ini setidaknya ada 5 manfaat motivasi belajar bagi murid. Kelima manfaat yang dimaksud adalah sebagai berikut: 1. Menyadarkan kedudukan pada awal belajar, proses, dan hasil akhir 2. Menginformasikan tentang kekuatan usaha belajar yang dibandingkan dengan teman sebaya 3. Mengarahkan kegiatan belajar 4. Membesarkan semangat belajar 5. Menyadarkan tentang adanya perjalanan belajar dan kemudian bekerja. Pada kesempatan sama, Wakamad Bidang Kurikulum MTsN 7 Sleman, Estyn Ariestika, S.Pd., M.Pd. menjelaskan kegiatan yang juga merupakan progam lejit TKA ini, “Kami memogramkan kegiatan ini karena motivasi belajar bagi murid sendiri penting diketahui oleh guru maupun orang tua. Dengan memahami motivasi tiap murid, guru bisa membangkitkan, meningkatkan, dan memelihara semangat murid untuk belajar sampai berhasil”, jelas Estyn. “Kami mengumpulkan murid kelas 9 yang mulai memasuki masa pembelajaran disemester genap awal ini, untuk diberikan asupan motivasi jelang penyelenggarakan TKA. Selain itu progam lejit prestasi kelas 9,diantaranya adalah Achievement Motivation Training (AMT), pengajian POMG, dan memperbanyak latihan soal dan bimbingan belajar (Bimbel) agar lebih fokus pada persiapan TKA,” jelas Estyn. (rdt)

View More

Kepala MTsN 7 Sleman Berikan Pengarahan Sebelum Pelaksanaan PP TKA-TKAD Tahap 2

06 February 2026

 Warta Santun (MTsN 7 Sleman) - Sebelum memasuki ruang laboraturium komputer masing-masing, Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag., memberikan pengarahan kepada seluruh murid kelas 9, Senin (12.01.2026). Pengarahan yang dilaksanakan di lapangan upacara barat tersebut bertujuan untuk memberikan semangat, motivasi, serta informasi penting terkait pelaksanaan PP TKA-TKAD Tahap 2. Dalam arahannya, Samsul Arifin menekankan pentingnya ketelitian dalam mengerjakan soal-soal ujian terutama soal-soal numerasi maupun literasi dengan durasi waktu 80 menit. "Murid-muridku sekalian, ini merupakan kesempatan untuk kalian mengukur sejauh mana kalian belajar. Bapak berharap kalian semua telah mempersiapkan diri dengan belajar sungguh-sungguh. Kerjakan soal dengan teliti dan penuh tanggung jawab, karena apabila nilai kalian baik maka kalian juga otomatis mengharumkan nama madrasah," ujar Samsul Arifin dengan penuh harap. Selain itu, Samsul Arifin juga mengingatkan kepada seluruh murid untuk senantiasa menjaga kesehatan dan kondisi fisik selama pelaksanaan PP TKA-TKAD tahap 2 agar dapat mengerjakan ujian dengan baik dan jangan juga menaati tata tertib pelaksanaan asesment. Kegiatan pengarahan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh murid kelas 9 terkusus sesi 1 beserta para guru panitia PP TKA-TKAD tahap 2. Diharapkan, pengarahan ini dapat memberikan dampak positif dan mempersiapkan mental murid dalam menghadapi soal-soal yang diberikan. Pelaksanaan PP TKA-TKAD tahap 2 ini dijadwalkan akan berlangsung selama 4 hari ke depan, mencakup seluruh mata pelajaran TKA. Pihak sekolah berharap pelaksanaan PP TKA-TKAD tahap 2 ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan hasil yang maksimal bagi seluruh murid sehingga hasilnya lebih meningkat dari pada PP TKA-TKAD tahap 1. (rdt)  

View More

Bentuk Silaturahmi : MTsN 7 Sleman Tradisikan Budaya “Jagong Bayi”

06 February 2026

Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Momen kelahiran bayi adalah hal yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap orang tua. Kelahiran sang buah hati tentu menjadi kado terindah dari perjuangan seorang ibu yang telah mengandungnya selama sembilan bulan.  Salah satu bentuk silaturrahmi yang sudah berjalan di MTsN 7 Sleman adalah kegiatan “Jagong Bayi”. “Jagong Bayi” artinya melihat atau menjenguk bayi/anak yang dilahirkan. Kali ini salah satu guru MTsN 8 Sleman yang baru saja melahirkan adalah Nuraini Jatiwi Putri, S.Pd., guru BK. Sebagai wujud rasa syukurnya atas kelahiran putri pertamanya tersebut, beliau mengundang seluruh guru dan pegawai ke rumahnya di Josari RT.01/RW.05, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, D.I. Yogyakarta, Jum’at (02/01/2026). Kepala Madrasah, Samsul Arifin, S.Ag. mengucapkan selamat  kepada Ibu Jati sekeluarga atas kelahiran putra keduanya yang diberi nama Sanggafi Albara Putra. “Saya mewakili keluarga besar MTsN 7 Sleman juga ikut berbahagia dengan tambahnya keluarga baru,”ujarnya. Beliau juga mendoakan, “Semoga putranya Bu Jati menjadi anak yang sholih, berbakti kepada orang tua, berguna bagi agama, bangsa, dan negara.”ungkap Samsul Arifin. Samsul Arifin, S.Ag. menjelaskan bahwa kegiatan jagong bayi tersebut memang sudah menjadi tradisi dari madrasah yang hingga kini masih terus dilakukan warga MTsN 7 Sleman.    “Para guru dan pegawai kami ajak untuk menjenguk kelahiran bayi dari salah satu guru dan merasakan kegembiraan sebuah keluarga yang memiliki anggota baru di dalam rumahnya,” tambah Samsul Arifin.    Kegiatan jagong bayi dilakukan dengan penuh keceriaan dan kehangatan. Ibu-ibu berbincang-bincang terkait pengalaman mereka ketika melahirkan. Mereka juga memberikan tips dan trik yang bermanfaat kepada ibu yang akan menambah momongan atau yang akan menikah. Perbincangan ini semakin seru, lucu, dan menarik. Di akhir acara, Gading  Setia Budi selaku Suami Bu Jati mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak ibu guru pegawai dan terima kasih juga atas doa yang diberikan kepada putranya. Tidak lupa juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam menyediakan tempat, hidangan, dan lain-lainnya kurang berkenan di hati bapak ibu guru pegawai semua. “Semoga bapak ibu guru pegawai selamat sampai di rumah masing-masing,” ujar Gading. (rdt)

View More

Guna Menyelaraskan Program Pembelajaran Melalui POMG, MTsN 7 Sleman Selenggarakan Pengajian

06 February 2026

Warta Santun (MTsN 7 Sleman) – Pertemuan Orang tua Murid dan Guru atau disingkat POMG memiliki tujuan untuk mempererat hubungan tali silaturahmi antar guru dan orang tua murid. Seiring berjalannya waktu, fungsi POMG semakin berkembang. POMG turut membantu peningkatan kualitas dan mutu pendidikan anak-anak di sebuah madrasah. Keberhasilan program pembelajaran di sekolah tidak hanya berasal dari peran guru dan karyawan yang ada di sekolah, namun juga perlu dukungan orang tua yang ada di rumah. Dalam rangka menyelaraskan progam pembelajaran, MTsN 7 Sleman mengadakan kegiatan POMG dengan bentuk pengajian, Minggu, (4/1/2026). Pada tausiyah kali ini disampaikan langsung oleh Kepala MTsN 7 Sleman Samsul Arifin, S.Ag. yang menyampikan terkait 7 kunci sukses TKA. “Saya disini akan menyampaikan 7 kiat sukses TKA yang bisa menjadi pengangan bapak ibu semua yang diantaranya adalah percaya kepada anak, jangan menekan melainkan cukup dengan mengarahkan, dukung kemampuan anak, ajak anak untuk membuat rencana belajar, jaga kesehatan, jangan membanding-bandingkan anak, dan yang paling penting adalah ikhtiar dengan beribadah”, jelas Samsul Arifin. Selain pengajian, pada pertemuan tersebut disampaikan program-program dari kurikulum yang disampaikan oleh wakil kepala bidang Kurikulum Estyn Ariestika, S.Pd., M.Pd. Pada kesempatan kali ini Estyn menyampaikan terkait Progam Lejit Prestasi, perubahan jadwal TKA yang nantinya bisa dikawal bersama orang tua murid. Diakhir sesi Estyn bersama Tri Suryati, S.Pd. Selaku guru BK membagikan hasil tes peminatan yang sudah diselenggarakan beberapa waktu lalu yang diselenggarakan oleh Lembaga Psikologi Bina Asih. Ditemui seusai kegiatan POMG Samsul Arifin, S.Ag. Menjelaskan terkait pentingnya kegiatan pengajian POMG ini. POMG memiliki peran sebagai wadah komunikasi dan penyelarasan visi madrasah dan orang tua dalam melaksanakan program madrasah yang sudah disusun. “Ada peran-peran orang tua yang bisa dijalankan dalam POMG ini yaitu sebagai fasilitator. Orang tua menggunakan segala kemampuannya sebagai penyedia fasilitas untuk mendukung kebutuhan sekolah. Orang tua turut menggali keterangan lebih lanjut dan membuat program untuk melayani kebutuhan tersebut. Berikutnya adalah sebagai Katalisator. Katalisator artinya sesuatu yang menyebabkan terjadinya perubahan atau menimbulkan kejadian baru. Peran POMG sebagai katalisator yaitu membuktikan pentingnya kehadiran orang tua di sekolah. Selanjutnya peran terakhir orang tua adalah sebagai komunikator dan inspirator. Sebaik-baik pendidikan adalah dengan melalui contoh atau keteladanan, orang tua mampu menjadi teladan yang baik bagi anak-anaknya dengan memberi contoh hal-hal baik di lingkungan keluarga sehingga tercipta karakter kepribadian anak yang salih dan salihah”, jelas Samsul Arifin. (rdt)

View More